Kasus Covid-19 di AS Melonjak 9 Hari Jelang Pilpres, Tembus 88.000 Sehari
WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengalami lonjakan harian kasus Covid-19 2 hari berturut-turut yakni Jumat dan Sabtu, 9 hari menjelang pemilihan presiden (pilpres).
Data dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan, ada penambahan 88.973 kasus infeksi Covid-19 hingga Sabtu (24/10/2020) malam. Angka tersebut naik signifikan dari sehari sebelumnya, yakni 79.963 penderita baru.
Dengan demikian AS mengonfirmasi total 8.568.625 kasus infeksi Covid-19, sebanyak 224.751 di antaranya meninggal dunia, mengokohkannya sebagai negara dengan kasus infeksi dan kematian terbanyak di dunia.
Wabah terburuk terjadi di bagian utara dan barat AS, sekitar 35 dari 50 negara bagian mengalami lonjakan kasus harian.
Donald Trump Sebut Rakyat AS Sudah Bosan dengan Covid-19, Cela Pakar Penyakit
Meski demikian jumlah rata-rata kasus kematian harian terbilang stabil sejak awal musim gugur, yakni antara 700 dan 800 korban meninggal. Pada Sabtu, AS mengonfirmasi 906 kasus kematian.
Lonjakan kasus virus corona menjadi tema paling disoroti dalam kampanye Pilpres AS.
Donald Trump Tertinggal dalam Polling dari Joe Biden, tapi Belum Tentu Kalah Pilpres
Presiden Donald Trump berusaha menepis kritikan atas penanganan wabah dari pesaingnya Joe Biden.
Dalam debat pilpres terakhir pada Kamis lalu, Trump mengatakan AS segera meninggalkan jauh Covid-19.
Dalam kampanye terbaru di Carolina Utara dia kembali menegaskan kebijakan pemerintah dalam menangani wabah membuat Biden depresi.
"Pemilihan ini merupakan pilihan antara pemulihan super-Trump dan depresi Biden," katanya.
Editor: Anton Suhartono