Kasus Narkoba, Anak Presiden Duterte Mundur sebagai Wakil Wali Kota
MANILA, iNews.id – Anak Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Paolo Duterte, mengundurkan diri sebagai Wakil Wali Kota Davao, Senin (25/12/2017). Pengundurandirinya disebabkan beberapa kasus, penyelundupan narkoba serta masalah pribadi, yakni keretakan rumah tangga.
Paolo mengumumkan pengunduran diri dalam sidang Dewan Kota Davao hari ini. Davao dipimpin oleh duet bersaudara, Paolo sebagai wakil dan adik perempuannya, Sara Duterte-Carpio, sebagai wali kota.
"Ada banyak ketidakberuntungan dalam hidup saya belakangan ini dan ini berkaitan dengan kegagalan pernikahan pertama saya," kata Paolo, dalam pernyataannya, dikutip dari Reuters.
Dia melanjutkan, pengundurandirinya juga terkait dengan penentuan nama-nama baru dalam kasus penyelundupan narkoba oleh Bea Cukai serta kasus pertengkaran dengan anak perempuan dari mantan istrinya.
Pada September lalu, dia membantah telah memberikan kemudahan bagi kapal pengangkut narkotika senilai USD125 juta dari China untuk masuk ke Manila. Kasus ini cukup heboh mengingat ayahnya sudah mendeklarasikan perang terhadap para pelaku kejahatan narkoba.
Baru-baru ini, Paolo juga cekcok dengan anak perempuannya, Isabelle (15). Di akun Facebook, Paolo menyebut Isabelle telah mempermalukannya lantaran membuat pernyataan di Twitter bahwa dia diperlakukan buruk oleh ayahnya.
Sejauh ini belum ada komentar dari keluarga Duterte terkait pengunduran diri Paolo.
Editor: Anton Suhartono