Kebakaran Bar di Swiss saat Pesta Tahun Baru Tewaskan 47 Orang, Banyak Korban Turis Asing
JENEWA, iNews.id - Korban ledakan disertai kebakaran di bar ski resort Crans Montana, Swiss, Kamis (1/1/2026), bertambah menjadi 47 orang, demikian data yang disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Italia Antonio Tajani. Sebagian korban tewas dan luka dalam insiden mengerikan yang terjadi saat pesta malam Tahun Baru itu adalah warga Italia serta turis asing lainnya.
Tajani menambahkan,112 orang luka dalam kejadian itu. Kondisi korban, lanjut dia, sangat mengenaskan akibat luka bakar yang parah, sehingga sulit untuk diidentifikasi.
"Sangat rumit dan akan memakan waktu," kata Tajani, seperti dikutip dari Sky TG24, Jumat (2/1/2026).
Dia menambahkan beberapa warga Italia yang mengalami luka telah dipindahkan ke rumah sakit di Kota Milan.
Sementara itu Duta Besar Italia untuk Swiss Gian Lorenzo Cornado mengatakan, enam warga Italia hilang dan 13 lainnya dirawat di rumah sakit.
Sebelumnya Kementerian Luar Negeri Prancis mengungkap, setidaknya dua warganya luka dalam peristiwa horor tersebut.
Data yang disampaikan Italia sedikit berbeda dengan otoritas Swiss. Kepolisian wilayah Valais, tempat Crans Montana berada, menyebutkan 40 orang tewas dan 115 orang luka. Sebagian besar korban mengalami luka parah.
Namun kepolisian menegaskan, jumlah korban tewas masih bisa bertambah sejalan dengan pencarian yang masih berlangsung.
Pihak berwenang Swiss memperingatkan, proses identifikasi korban tewas mungkin memakan waktu beberapa hari karena kondisi jenazah yang parah.
Ledakan disertai kebakaran terjadi pada pukul 01.30 waktu setempat saat bar yang populer di kalangan turis asing dan anak muda itu menggelar pesta Tahun Baru. Saat itu bar disesaki dengan ratusan pengunjung.
Penyelidikan kriminal atas insiden tersebut sedang berlangsung. Jaksa Valais mengatakan beberapa kemungkinan penyebab sedang diselidiki, namun otoritas mengenyampingkan serangan terorisme, melainkan kecelakaan yakni berasal dari kembang api.
Editor: Puti Aini Yasmin