SANTIAGO, iNews.id – Kebakaran hutan parah mengamuk di Cile sehingga merenggut nyawa sedikitnya 13 orang. Sekitar 14.000 hektare lahan pun dilalap api, menurut laporan dari pihak berwenang setempat pada Jumat (3/2/2023).
Kebakaran hutan itu terjadi tatkala gelombang panas musim panas melanda negara di belahan selatan bumi itu.
Pertama Kali dalam 37 Tahun, Khamenei Tak Hadiri Pertemuan Para Jenderal Iran, Ada Apa?
Reuters melansir, 11 orang, termasuk seorang petugas pemadam kebakaran (damkar), tewas di Kota Santa Juana. Kota itu terletak di wilayah Biobio, sekitar 500 km sebelah selatan ibu kota Santiago.
Menteri Pertanian Cile juga melaporkan, sebuah helikopter bantuan darurat jatuh di wilayah selatan La Araucania, menewaskan pilot dan seorang mekanik. Keadaan darurat bencana telah diumumkan di kawasan pertanian dan hutan Biobio dan wilayah tetangganya, Nuble.
KKB Bentrok dengan Massa Main Hakim Sendiri, 41 Orang Tewas
Pemerintah telah mengerahkan tentara dan sumber daya tambahan untuk menanggulangi kebakaran hutan itu.
Menteri Dalam Negeri Cile, Carolina Toha mengatakan, ratusan rumah dilaporkan rusak, sementara 39 kebakaran terjadi di seluruh negeri. “Kondisi dalam beberapa hari mendatang akan berisiko (memburuk),” katanya kepada wartawan.
Pertama Kali dalam Sejarah, Indonesia Sambut Timor Leste di Pertemuan ASEAN
Dia mengatakan, peralatan darat dan armada 63 pesawat yang tersedia turut dikerahkan untuk pemadaman api. Pemerintahnya juga mengharapkan bantuan dari negeri tetangga seperti Brasil dan Argentina.