Kebakaran Masih Terjadi, Ratu Elizabeth Kirim Pesan ke Warga Australia

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 05 Desember 2018 - 13:16 WIB
Kebakaran Masih Terjadi, Ratu Elizabeth Kirim Pesan ke Warga Australia

Ratu Elizabeth II. (Foto: Getty Images)

BRISBANE, iNews.id - Tahun ini, musim panas di Negara Bagian Queensland, Australia, sepertinya datang lebih awal. Suhu udara sudah mencapai di atas 30 derajat Celcius dan bahkan 40 derajat bulan lalu.

Gelombang panas menerjang negara bagian dengan ibu kota Brisbane ini dengan memecahkan catatan rekor bulanannya.

Cairns, salah satu kota yang ada di sana bahkan memiliki hari paling panas pada November hingga mencapai 42 derajat Celcius selama dua hari berturut-turut.

Pakar cuaca dari Biro Meteorologi Australia (BOM), Tamika Tihema, mengatakan catatan rekor ini menjadi sesuatu yang signifikan.

Petugas kebakaran hutan masih berusaha untuk memadamkan api di kawasan hutan. (ABC News: Allyson Horn)

"Tidak pernah sampai di atas 42C, tetapi mengalami suhu itu selama dua hari berturut-turut itu sangat luar biasa," katanya.

BOM menyatakan, bulan lalu menjadi November terpanas keempat yang pernah dicatat rata-rata.

Gelombang panas menjadi masalah bagi petugas pemadam kebakaran di penjuru Queensland. Mereka masih berjuang untuk memadamkan kebakaran hutan di lebih dari 100 titik.

Kota-kota lain yang memecahkan rekor tertinggi pada November adalah Townsville, yang mencapai 41,7 derajat Celcius, mengalahkan rekor sebelumnya yakni derajat Celcius pada 1971.

Suhu di Innisfail tercatat 41 derajat Celcius, dibandingkan dengan 38.8 derajat Celcius pada November 1992.

Tamika menyebut, keadaan cuaca yang mereka alami tidaklah seperti kondisi cuaca jelang akhir tahun sebelumnya.

"Kita lebih banyak melihat hujan, jadi Australia sebelah timur diguyur dengan curah hujan yang wajar, tapi yang kita lihat sekarang sebaliknya," katanya.

Pada Selasa pagi (4/12), petugas pemadam kebakaran melakukan peninjauan dan mengatakan warga dari kawasan Deepwater sudah dapat kembali ke rumah masing-masing, setelah dievakuasi selama lebih dari sepekan.

Tambahan petugas pemadam kebakarang juga dikirim dari Canberra pada pekan ini untuk memberikan bantuan.

Melihat kondisi itu, Ratu Elizabeth II mengirim pesan kepada warga di Queensland yang terkenda dampak kebakaran hutan.

"Saya dan Pangeran Philip sedih mendengar tentang kebakaran yang belum pernah terjadi sebelumnya dan berdampak bagi banyak orang di Queensland," kata Ratu.

"Saya menghormati komitmen dan dedikasi para petugas pemadam kebakaran, personel layanan darurat lainnya, dan para relawan yang bekerja tanpa lelah untuk mengatasi kebakaran," katanya.

Salah satu petugas pemadam kebarkaran Queensland, Mark Halverson, mengatakan api masih berada di dalam garis batas aman. Namun ada satu kawasan yang jadi perhatian di ujung selatan kebakaran.

"Kebakaran masih terjadi di daerah rawa dan cukup sulit dijangkau, jadi kami gunakan bahan peledak air di sumber api, namun sangat sulit untuk membuat garis aman di sana," kata Halverson.

Editor : Nathania Riris Michico