Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Semakin Dahsyat, Australia Perintahkan Evakuasi Ribuan Turis dan Warga

Kamis, 02 Januari 2020 - 08:25:00 WIB
Kebakaran Semakin Dahsyat, Australia Perintahkan Evakuasi Ribuan Turis dan Warga
Antrean kendaraan keluar dari Teluk Bateman, New South Wales, Australia, setelah perintah evakuasi dikeluarkan (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

SYDNEY, iNews.id - Otoritas Australia memberi waktu kurang dari 48 jam bagi ribuan turis dan warga yang berada di sepanjang garis pantai New South Wales hingga Victoria untuk meninggalkan tempat mereka.

Wilayah bagian itu akan mengalami gelombang panas pada Sabtu (4/1/2020) yang bisa memicu kebakaran hutan dan lahan lebih masif, seperti dilaporkan AFP.

Dinas pemadam kebakaran New South Wales, Kamis (2/1/2020), memberlakukan zona larangan bagi turis yang membentang sekitar 200 kilometer, mulai dari lokasi wisata favorit Teluk Bateman hingga sepanjang garis pantai di tenggara menuju Negara Bagian Victoria.

Turis dan warga diperingatkan untuk meninggalkan tempat mereka sebelum Sabtu, di mana suhu diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius disertai angin kencang yang membuat api semakin cepat menyebar.

Kebakaran menghancurkan wilayah tenggara Australia pada malam Tahun Baru menewaskan sedikitnya delapan orang dan membuat para turis yeng berlibur di kota-kota tepi laut terkepung api.

Cuaca ekstrem pada Sabtu akan memicu kebakaran yang menurut para pejabat sama buruknya, bahkan bisa lebih parah, dibandingkan kejadian pada Selasa. Saat itu terjadi kebakaran paling mematikan di Australia selama krisis kebakaran hutan dan lahan beberapa bulan terakhir.

Ribuan turis dan warga terpaksa menghabiskan 2 malam dalam kondisi terkepung api, terisolasi tanpa listrik dan sambungan telekomunikasi, serta minimnya persediaan makanan.

Menteri Perhubungan New South Wales Andrew Constance mengatakan, evakuasi ini akan menjadi yang terbesar.

Pejabat dinas pemadam kebakaran New South Wales Rob Rogers menegaskan, petugas tidak dapat memadamkan, bahkan sekadar mengendalikan kobaran api dalam kondisi seperti digambarkan akan terjadi pada Sabtu.

"Pesannya adalah kami menghadapi begitu banyak kebakaran di wilayah itu, kami tidak memiliki kapasitas untuk mengendalikan api. Kami hanya perlu memastikan bahwa tidak ada orang di sana," kata Rogers, kepada stasiun televisi ABC.

Kebakaran pada musim ini telah menewaskan sedikitnya 18 orang, menghancurkan lebih dari 1.000 rumah dan menghanguskan sekitar 5,5 juta hektare hutan dan lahan. Luas itu lebih besar dari Denmark atau Belanda.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut