Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ketua KPK Malaysia Tersandung Kasus Saham Rp3,4 Miliar: Saya yang Minta Diselidiki
Advertisement . Scroll to see content

Kecelakaan Bus di Dekat Bandara KLIA Malaysia Tewaskan 9 Pekerja Asing

Senin, 08 April 2019 - 10:37:00 WIB
Kecelakaan Bus di Dekat Bandara KLIA Malaysia Tewaskan 9 Pekerja Asing
Bus karyawan masuk ke saluran air di dekat bandara KLIA menewaskan 9 pekerja asing (Foto: Facebook)
Advertisement . Scroll to see content

SEPANG, iNews.id - Bus penuh penumpang masuk ke saluran air dekat Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), Malaysia, Minggu (7/4/2019) pukul 23.10 waktu setempat. Akibatnya, 10 orang tewas, sembilan di antaranya merupakan pekerja asing.

Dikutip dari The Star, Senin (8/4/2019), bus antarjemput karyawan itu diketahui mengangkut 43 orang. Sebanyak 34 penumpang mengalami luka dan kini dirawat di rumah sakit di Serdang, Kajang, dan Putrajaya.

Selain sembilan pekerja asing, korban tewas lainnya merupakan pengemudi bus yang merupakan warga Malaysia. Delapan pekerja asing diketahui tewas di lokasi dan seorang lagi setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Pejabat kepolisian KLIA, Zulkifli Adamshah, mengatakan, para korban merupakan pekerja kontrak di perusahaan kargo Malaysia Airlines (MAS). Bus melaju dari Nilai, Negri Sembilan, menuju tempat kerja di terminal kargo MAS, mengangkut karyawan yang bekerja untuk shift malam hingga pagi.

Zulkifli mengungkap, kecelakaan terjadi karena pengemudi kehilangan kendali hingga bus masuk ke saluran air yang cukup dalam. Namun kepolisian masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Petugas SAR dan Pemadam Kebakaran membutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk mengevakuasi seluruh penumpang karena terjebak di bus yang ringsek. Mereka terpaksa memotong beberapa bagian bus.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut