Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Atlet Indonesia Berpeluang Kuliah Gratis di AS, University of Oregon Kucurkan Rp45 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah, Perang Saudi-Houthi Bakal Meluas Cepat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:00:00 WIB
Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah, Perang Saudi-Houthi Bakal Meluas Cepat
Kedubes AS memperingatkan warganya di Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul memanasnya konflik di kawasan tersebut (Foto: UGC via AP)
Advertisement . Scroll to see content

Seorang warga AS, termasuk salah satu dari 13 korban tewas, akibat serangan Houthi ke Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada 10 Oktober lalu. Warga asing lainnya turut menjadi korban tewas dan luka.

Kedubes AS mendesak warga negaranya yang bepergian ke atau dari Timur Tengah untuk terus memantau perkembangan operasional bandara dan maskapai penerbangan. Mereka juga diminta menyiapkan rencana darurat sebelum melakukan perjalanan.

Washington turut memperingatkan bahwa ancaman keamanan tidak hanya terbatas pada Arab Saudi maupun negara-negara yang terlibat langsung dalam konflik.

“Iran dan kelompok-kelompok yang mendukung Iran bisa menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri atau di lokasi yang terkait dengan AS dan warga Amerika di seluruh dunia, termasuk bisnis AS dan lembaga-lembaga lainnya,” demikian isi pernyataan tersebut.

Peringatan ini mengindikasikan kekhawatiran AS terhadap potensi meluasnya ancaman keamanan akibat konflik regional. Serangan terhadap infrastruktur sipil dan gangguan penerbangan juga dapat berdampak pada mobilitas warga internasional, terutama mereka yang bepergian melalui negara-negara Timur Tengah.

Kedubes AS pun meminta warganya untuk tidak mengabaikan perkembangan situasi keamanan dan mempersiapkan langkah antisipasi jika terjadi peningkatan permusuhan secara mendadak.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut