Kejam, 11 Singa Mati Diracuni di Taman Nasional Uganda
KUMPALA, iNews.id - Sebelas singa, termasuk delapan ekor anak-anak, ditemukan mati di Taman Nasional Ratu Elizabeth di Uganda, Kamis 12 April. Tiga ekor singa betina dan delapan anaknya ditemukan mati di dekat desa nelayan di Hamukungu, salah satu tujuan wisata populer.
Pihak konservasi menduga kuat hewan karnivora itu mati karena diracuni.
"Penyelidikan dibuka, kami mencurigai adanya peracunan," kata seorang petugas komunikasi Otoritas Satwa Liar Uganda (UWA), Bashir Hangi, kepada AFP, Jumat (13/4/2018).
"Itu masih sebatas kecurigaan. Kami akan mencoba menyelidiki penyebab kematian sebenarnya," kata dia, menambahkan.
Singa beberapa kali ditemukan mati akibat diracuni di Uganda. Pada Mei 2010, lima singa mati di taman nasional yang sama karena keracunan.
Antara Mei 2006 hingga Juli 2007, 15 singa juga mati diburu di kawasan tersebut. Diduga dilakukan penggembala yang berusaha melindungi ternak mereka.
Padang rumput taman nasional Uganda merupakan rumah bagi lebih dari 600 spesies burung dan sekitar 100 mamalia, termasuk kerbau, antepol Afrika, macan tutul, hyena, dan gajah.
Editor: Anton Suhartono