Keji, Bocah 7 Tahun Kritis Usai Diperkosa dengan Pipa Logam di India

Nathania Riris Michico · Jumat, 21 September 2018 - 08:41:00 WIB
Keji, Bocah 7 Tahun Kritis Usai Diperkosa dengan Pipa Logam di India
Ilustrasi gadis yang menentang maraknya pemerkosaan di India. (Foto: AFP)

NEW DELHI, iNews.id - Bocah berusia tujuh tahun di India mengalami kritis setelah diperkosa menggunakan pipa air logam oleh seorang pria berusia 21 tahun.

Bocah itu ditinggalkan dalam kondisi kritis setelah dilaporkan diperkosa secara brutal dengan pipa air logam di timur New Delhi, India.

Awalnya, gadis malang itu diajak ke sebuah tempat pembuangan sampah terdekat oleh pelaku. Pelaku berjanji akan memberikannya sebuah cokelat dan uang sepuluh rupee jika ikut ke lokasi tersebut.

Korban lalu dilaporkan kembali ke rumahnya dalam kondisi berdarah. Darah keluar dari alat kelamin bocah itu dan dia segera dilarikan rumah sakit.

Akibat luka parah, dia harus menjalani operasi.

Pelak, yang ternyata dikenali oleh korban, kemudian diringkus oleh polisi setempat.

Ketua Komisi Wanita Delhi, Swati Maliwal, mengecam perbuatan keji tersebut. Lewat Twitter, dia menyebut bagaimana gadis muda itu harus mengalami rasa sakit yang tak terlukiskan.

"Baru saja bertemu dengan korban pemerkosaan berusia 7 tahun yang diperkosa secara brutal di Seemapuri kemarin oleh pria berusia 22 tahun. Dia membawanya ke taman, memasukkan pipa air ke dalam bagian pribadinya dan kemudian memperkosanya. Anak itu kini kritis, mengalami pendarahan yang tak kunjung berhenti dan dioperasi. Ibunya orangtua tunggal dan miskin!" kata Maliwal.

"Tidak bisa digambarakan bagaimana rasa sakit yang dialami gadis kecil itu. Sudah malnutrisi, dia harus menjalani perjuangan berat di depan. Kami akan mendukungnya lewat bantuan hukum untuk memastikan hukuman mati bagi para pelaku kejahatannya," tambahnya.

Media lokal melaporkan, pelaku yang diduga berusia 21 tahun mengaku melakukan kejahatan tersebut dan dikecam oleh keluarganya sendiri.

"Kami dulu berdebat tentang kebisaaannya meminum minuman beralkohol, namun saya tidak percaya dia akan melakukan ini. Polisi harus membawa keadilan pada gadis itu," kata istri pelaku, yang sedang hamil, kepada India Express.

Editor : Nathania Riris Michico

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda