Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Amran Lapor Prabowo, Copot 192 Pegawai Nakal dalam Setahun
Advertisement . Scroll to see content

Kekacauan di Ekuador, Polisi dan Tentara Tangkap 103 Orang dan Basmi 3 Geng Kriminal

Sabtu, 05 November 2022 - 13:33:00 WIB
Kekacauan di Ekuador, Polisi dan Tentara Tangkap 103 Orang dan Basmi 3 Geng Kriminal
Lima petugas polisi Ekuador tewas dalam serangan sebagai bentuk protes atas pemindahan tahanan. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

QUITO, iNews.id – Pemerintah Ekuador sudah tiga hari memberlakukan keadaan darurat menyusul kerusuhan di berbagai penjara dan serangan terhadap polisi di negara itu. Selama waktu tersebut, aparat kepolisian dan militer setempat melakukan lebih dari 3.000 operasi, menahan 103 orang, dan membasmi tiga geng kriminal

Hal itu diungkapkan media Ekuador, Universo, Jumat (4/11/2022), dengan mengutip data polisi. Menurut laporan itu, polisi dan militer telah melakukan 3.364 operasi dan menahan 103 penjahat pada 1-3 November. 

Di Provinsi Guayas dan Esmeraldas, penegak hukum telah mengidentifikasi 71 alat peledak, menyita 55 senjata api dan 114 senjata tajam. Polisi juga mengamankan lebih dari 2.500 butir amunisi, 103 kg narkoba, dan membasmi tiga geng kriminal di sana. 

Pemerintah Ekuador mulai memindahkan narapidana antarpenjara dalam reformasi besar-besaran terhadap sistem pemasyarakatannya. Kebijakan itu bertujuan untuk memisahkan para pemimpin dari geng di sejumlah penjara. 

Di Ekuador, bentrokan antarageng yang memakan korban jiwa di penjara sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu memicu kerusuhan di penjara dan serangan terhadap petugas polisi di jalan-jalan. Menteri Dalam Negeri Ekuador, Juan Zapata, menyebut penyerangan terhadap aparat kepolisian itu sebagai tindakan terorisme. 

Setidaknya, ada 24 serangan dengan menggunakan senjata api dan bahan peledak yang menyasar kantor polisi, mobil, dan SPBU di berbagai kota di Ekuador sejak Selasa (1/11/2022) lalu. Lima petugas polisi tewas dan delapan lainnya terluka dalam serangan itu. 

Sekitar 200 narapidana dari penjara paling brutal di negara itu, yakni Penjara Guayaquil, telah dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan lokal lainnya. Tujuh orang diadili di Guayaquil atas keterlibatannya dalam kejahatan terorganisasi. 

Pada Rabu (2/11/2022), Presiden Ekuador Guillermo Lasso mengumumkan keadaan darurat selama 45 hari di Provinsi Guayas dan Esmeraldas. Dia juga dan memperpanjang keadaan darurat—yang sebelumnya telah diberlakukan—untuk Provinsi Santo Domingo de los Tsachilas. 

Media lokal melaporkan, serangkaian serangan bom pada Kamis (3/11/2022). Empat ledakan mobil terjadi di Guayaquil, satu di Duran dan satu lagi di provinsi Santo Domingo de los Tsachilas.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut