8 Polisi dan 2 Tentara Terluka saat Tangani Kerusuhan di Lapas

Ahmad Islamy Jamil ยท Jumat, 04 November 2022 - 10:30:00 WIB
8 Polisi dan 2 Tentara Terluka saat Tangani Kerusuhan di Lapas
Lima petugas polisi Ekuador tewas dalam serangan sebagai bentuk protes atas pemindahan tahanan. (Foto: Reuters)

QUITO, iNews.id – Delapan polisi dan dua tentara terluka saat menggelar operasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Litora, Ekuador, Rabu (3/11/2022). Mereka terluka tatkala kerusuhan pecah di penjara itu.

“Kepolisian Negara (Ekouador) mengerahkan 1.300 petugas, termasuk unit taktis, untuk mendapatkan kembali kendali di blok penjara itu,” ungkap Komandan Polisi Zona 8 Ekuador, Jenderal Victor Zarate Perez, Kamis (4/11/2022) WIB.

Dia menuturkan, saat menggelar operasi pemadaman kerusuhan di penjara itu, pihaknya menghadapi tembakan dan penggunaan alat peledak oleh para narapidana. Akibatnya, delapan polisi dan dua tentara terluka.

Perez mengatakan, setelah operasi berjalan hampir sehari penuh pascakerusuhan, penjara itu akhirnya dikuasai polisi. Media lokal pada Kamis ini melaporkan, dua tahanan tewas dan delapan lainnya terluka dalam insiden itu.

Sejak Selasa (1/11/2022) lalu, setidaknya ada 24 serangan dengan menggunakan senjata dan alat peledak menyasar kantor polisi, mobil polisi, dan SPBU di kota-kota Ekuador. Beberapa kota itu adalah Guayaquil, Esmeraldas, dan Santo Domingo. Lima polisi tewas, dan delapan lainnya terluka dalam berbagai serangan itu.

Kerusuhan kerap terjadi di penjara Ekuador yang penuh sesak. Karena itu, pemerintah di sana berusaha melakukan relokasi para napi di penjara yang sudah melebihi kapasitas ke berbagai lapas atau penjara di daerah lain. Kebijakan tersebut menuai reaksi dari kelompok teror yang diduga terkait dengan para pelaku kejahatan terorganisasi di negara itu.

Pada Rabu (2/11/2022), Presiden Ekuador Guillermo Lasso membatalkan kunjungannya ke Amerika Serikat dan menyatakan keadaan darurat selama 45 hari di Provinsi Guayas dan Esmeraldas. Presiden mengatakan, pihak berwenang akan melanjutkan rencana untuk memindahkan para pemimpin geng penjara.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Halaman : 1 2

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda