Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Saham SpaceX Anjlok, Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp15 Kuadriliun
Advertisement . Scroll to see content

Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp12,30 Kuadriliun usai Cetak Sejarah Jadi Triliuner

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:10:00 WIB
Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp12,30 Kuadriliun usai Cetak Sejarah Jadi Triliuner
Kekayaan Elon Musk kembali menyusut menjadi Rp12,30 kuadriliun setelah saham SpaceX melanjutkan tren negatif. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Penurunan saham SpaceX terjadi meski perusahaan berhasil melakukan uji peluncuran roket Starship pada Jumat lalu. Namun, pelaku pasar tampaknya tetap bersikap hati-hati terhadap prospek perusahaan.

Analis JPMorgan Seth Seifman sebelumnya mengatakan masih akan ada banyak hal yang perlu dianalisis dari peluncuran Starship terbaru. Meski demikian, pihaknya memperkirakan akan tetap terjadi kemajuan sekaligus hambatan dalam puluhan peluncuran yang direncanakan hingga 2027.

Sebelumnya, pembatalan peluncuran Starship pada 16 Juli juga menekan saham SpaceX dan memangkas lebih dari 45 miliar dolar AS dari kekayaan Musk hingga turun di bawah 800 miliar dolar AS.

"(Mantan) triliuner," tulis Musk di platform X pekan lalu.

Sejak mencapai puncaknya senilai 1,45 triliun dolar AS pada 16 Juni, kekayaan Musk telah menyusut sekitar 750 miliar dolar AS. Dari jumlah tersebut, sekitar 116 miliar dolar AS berasal dari penyesuaian perhitungan Forbes yang menghapus nilai opsi saham Tesla setelah adanya perubahan ketentuan vesting yang disepakati Musk dan produsen mobil listrik tersebut.

Sepanjang 2025, kekayaan Musk terus mencatatkan rekor baru. Dia pertama kali melampaui 700 miliar dolar AS pada Desember, beberapa hari setelah menembus 600 miliar dolar AS, kemudian mencapai 800 miliar dolar AS pada Februari, hingga akhirnya menjadi triliuner pertama di dunia setelah penawaran umum perdana (IPO) SpaceX bulan lalu.

Meski saham SpaceX terus melemah selama sekitar satu bulan terakhir, sejumlah analis masih optimistis terhadap prospek jangka panjang perusahaan. 

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut