Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START
Advertisement . Scroll to see content

Kena Sanksi Bertubi-tubi dari Barat, Pendapatan Ekspor Minyak Rusia Kok Malah Naik?

Kamis, 14 Juli 2022 - 05:04:00 WIB
Kena Sanksi Bertubi-tubi dari Barat, Pendapatan Ekspor Minyak Rusia Kok Malah Naik?
Penamapkan pembangkit listrik tenaga diesel di Ladang Minyak Yarakta, Irkutsk, Rusia, Maret lalu. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

IEA mengungkapkan, ekspor minyak mentah Rusia turun 250.000 barel per hari menjadi hanya di atas 5 juta barel per hari, masih sedikit di atas rata-rata tingkat ekspor sebelum agresi militer Moskow di Ukraina.

Pada saat yang sama, laporan itu mengatakan bahwa produktivitas penyulingan minyak di Rusia juga meningkat 420.000 barel per hari dalam sebulan menjadi 5,4 juta barel per hari. Ini adalah nilai tertinggi sejak Februari lalu. 

IEA mengaitkan hal tersebut dengan dimulainya kembali aktivitas penyulingan minyak di wilayah Tuapse oleh raksasa energi Rusia, Rosneft, setelah sempat terhenti selama tiga bulan. 

Menurut Kementerian Keuangan Rusia, harga rata-rata Ural (nama referensi minyak mentah Rusia—red) meningkat 10,7 persen pada Juni dibandingkan dengan Mei, atau naik sekira 1,2 kali dari tahun ke tahun (YoY) menjadi 87,25 dolar AS per barel. 

Harga rata-rata untuk Ural pada paruh pertama tahun ini adalah 84,09 dolar AS per barel, dibandingkan 63,35 dolar AS per barel untuk periode yang sama pada 2021.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut