Kenya Cabut Larangan Film Lesbian demi Bisa Bersaing di Oscar
Poster film Rafiki. (Foto: istimewa)
Percintaan mereka tumbuh dengan latar belakang masyarakat yang homofobia dan intoleran, di negara yang menetapkan bahwa hubungan seks sesama jenis adalah pelanggaran hukum.
Rafiki menjadi film pertama dari Kenya yang tampil di Festival Film Cannes pada Mei lalu.
Tapi, film itu dilarang tayang di Kenya sebulan sebelumnya karena alur cerita lesbiannya. Oleh badan klasifikasi film Kenya, Rafiki juga dianggap berusaha melegitimasi hubungan asmara lesbian.
Tanpa keputusan hakim ini, Rafki terancam tak bisa disertakan di Oscar. Sebab, untuk bisa bersaing di ajang Academy Awards, suatu film harus diputar setidaknya selama tujuh hari berturut-turut di tempat pemutaran film komersial.
Sutradara Rafikiu, Wanuri Kahiu, yang sebelumnya mengajukan banding atas larangan film itu, sangat gembira dengan keputusan hakim.