Kepala Kepolisian Cile Mundur gara-gara Aparat Tembak 2 Remaja
Ombudsman Anak Cile, Patricia Munoz, mengecam polisi karena menggunakan senjata api dengan cara yang sangat tidak adil dan berlebihan.
“Situasi ini adalah satu lagi manifestasi dari kengerian kekerasan negara yang dilakukan oleh lembaga yang memiliki kewajiban untuk melindungi anak dan remaja, malah menyerang mereka dengan cara yang tidak tepat dan tidak semestinya,” kata Munoz.
Insiden penembakan itu juga dikecam oleh UNICEF cabang Cile.
“Tidak ada situasi yang membenarkan penggunaan senjata api oleh Carabineros (Kepolisian Cile) untuk menahan insiden yang melibatkan anak di bawah umur, terutama jika mereka berada di bawah perlindungan negara,” kata badan PBB itu.
Wakil Kepala Kepolisian Cile, Jenderal Ricardo Yanez, ditunjuk untuk menggantikan Rozas.
Protes antipemerintah di Cile yang dimulai pada Oktober 2019 dan berkecamuk selama berbulan-bulan, menewaskan lebih dari 30 orang. Selain itu, ada ribuan orang lainnya luka-luka, termasuk ratusan orang yang menderita luka mata serius setelah terkena peluru yang ditembakkan polisi.
Editor: Ahmad Islamy Jamil