Keputusan Duterte Ampuni Marinir AS Pembunuh Transgender Picu Kemarahan Publik Filipina
Namun, proses itu tidak berlanjut dan diganti dengan pengampunan dari Presiden Duterte.
Tepis Rumor Pergi ke Singapura untuk Pemeriksaan Medis, Presiden Duterte: Bukan Urusan Anda
"Presiden telah menghapus hukuman yang tersisa terhadap Pemberton," kata Harry Roque, juru bicara Duterte dikutip dari BBC, Selasa (8/9/2020).
"Dia (Pemberton) sekarang bisa pulang karena pengampunan," lanjutnya.
Belum ada pengumuman susulan tentang tanggal kapan Pemberton keluar dari penjara.
Pemberton bertemu Laude di sebuah bar di Olangapo pada Oktober 2014, ketika dia sedang cuti setelah latihan militer gabungan Amerika-Filipina.
Polisi mengatakan pasangan itu kemudian menginap di sebuah hotel, dimana Laude ditemukan tewas keesokan harinya di toilet dengan luka bekas cekikan.
Pemberton bersaksi di pengadilan bahwa dia telah menyerang Laude setelah menyadari perempuan itu transgender, tetapi mengklaim dia masih hidup saat dia meninggalkan kamar hotel.