Kerajaan Inggris Bantah Tudingan Pangeran Charles Abaikan Wapres AS Pence di Yerusalem

Nathania Riris Michico ยท Jumat, 24 Januari 2020 - 10:13 WIB
Kerajaan Inggris Bantah Tudingan Pangeran Charles Abaikan Wapres AS Pence di Yerusalem

Potongan video yang menunjukkan Pangeran Charles (kiri) mengobrol dengan orang-orang terkemuka selama upacara peringatan Holocaust di Yerusalem. (FOTO: Yad Vashem Holocaust Remembrance Centre / AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Istana Buckingham menepis anggapan bahwa Pangeran Charles sengaja mengabaikan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence dalam upacara peringatan Holocaust di Yerusalem, Kamis (23/1/2020). Istana menyebut keduanya melakukan obrolan hangat dan ramah sebelum acara berlangsung.

Sebuah video, yang beredar luas di media sosial, memperlihatkan sang pangeran mengobrol dengan berbagai pejabat tinggi pada upacara di pusat peringatan Holocaust Yad Vashem di Yerusalem.

Charles (71) kemudian mendekati Pence, menatapnya sebentar, namun bergerak tanpa menjabat tangan sang wakil presiden AS dan menyambut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

BACA JUGA:

Presiden Putin, Macron hingga Pangeran Charles Hadiri Peringatan 75 Tahun Holocaust di Israel

Wapres AS Pence: Dunia Harus Berdiri Teguh Melawan Iran

"Tak lama sebelum acara peringatan Yad Vashem dimulai, sang pangeran dan Wakil Presiden Pence melakukan obrolan yang hangat dan ramah, itulah sebabnya mereka tidak saling menyapa lagi di ruangan itu," demikian pernyataan kantor Pangeran Wales, seperti dilaporkan AFP, Jumat (24/1/2020).

Dalam pidatonya di upacara itu, di mana lebih dari 40 kepala negara dan pemerintah turut memperingati 75 tahun pembebasan kamp kematian Nazi Auschwitz, Pangeran Charles menyerukan bahwa pelajaran dari tragedi Holocaust masih relevan hingga saat ini.

Editor : Nathania Riris Michico