Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Induk AS USS Gerald Ford Terbakar saat Jalankan Misi Serang Iran
Advertisement . Scroll to see content

Ketika Gedung Putih Digeruduk Massa Pro-Palestina, Janji Tak Pilih Biden di Pilpres AS

Minggu, 05 November 2023 - 09:34:00 WIB
Ketika Gedung Putih Digeruduk Massa Pro-Palestina, Janji Tak Pilih Biden di Pilpres AS
Puluhan ribu demonstran memadati Freedom Plaza, Washington DC, untuk menyampaikan dukungan terhadap Palestina serta mengecam Presiden Joe Biden.(Foto: Anadolu)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Puluhan ribu demonstran memadati Freedom Plaza, Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (4/11/2023) untuk menyampaikan dukungan terhadap Palestina. Lokasi aksi tersebut hanya beberapa meter dari Gedung Putih.

Seperti namanya, Aksi Nasional untuk Pembebasan Palestina, massa pro-Palestina membanjiri Freedom Plaza sebelum bergerak melintasi Gedung Putih.

Massa juga membawa bendera Palestina serta meneriakkan penentangan terhadap Israel sambil membentangkan spanduk, “Berdiri Bersama Palestina! Akhiri Pendudukan Sekarang!”, “Akhiri Perang di Gaza”, dan “Bebaskan Palestina”.

Para pengunjuk rasa juga menuntut gencatan senjata segera di Gaza dan diakhirinya bantuan AS kepada Israel.

Dilaporkan Reuters, massa juga mengecam kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden terkait perang di Gaza.

“Biden, Biden Anda tidak bisa bersembunyi, Anda mendaftar untuk melakukan genosida," demikian teriakan massa.

Massa kemudian mengecam dukungan Biden dan pemerintah AS terhadap Israel.

"Tangan Anda berlumur darah," kata sebagian demonstran.

Para demonstran serta beberapa pihak di AS bersumpah tidak akan mendukung Biden yang akan maju lagi dalam Pilpres AS 2024. Selain itu mereka tak akan mendukung politisi Partai Demokrat lain yang akan maju dalam pemilu. Massa menyebut para politisi tersebut sebagai kelompok liberal bermuka dua.

Selain itu massa mengecam para pemimpin hak-hak sipil karena enggan mengutuk pembunuhan perempuan dan anak-anak di Gaza oleh Israel.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut