Kim Jong-un Kirim Bantuan ke Kaesong, Dugaan Covid-19 Sudah Masuk Korut Menguat

Arif Budiwinarto ยท Minggu, 09 Agustus 2020 - 09:51 WIB
Kim Jong-un Kirim Bantuan ke Kaesong, Dugaan Covid-19 Sudah Masuk Korut Menguat

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un (foto: AFP)

KAESONG, iNews.id - Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, telah mendistribusikan bantuan ke kota Kaesong. Hal tersebut kembali menguatkan dugaan terdapat kasus Covid-19 di Korut.

Kantor berita pemerintah, KCNA melaporkan sebuah rangkaian kereta pembawa bantuan telah tiba di kota Kaesong yang ditutup total pada Jumat (7/8/2020) waktu setempat. Pemerintah Korut terpaksa mengisolasi kota yang berdekatan dengan perbatasan Korsel setelah muncul laporan dugaan kasus Covid-19 di negara tersebut.

"Pemimpin tertinggi telah memastikan tindakan darurat telah diambil untuk menyalurkan makanan dan obat-obatan ke dalam kota yang sepenuhnya ditutup," kata juru bicara pemerintah Korut dikutip dari AFP, Minggu (9/8/2020).

Laporan media pemerintah juga menyebut Kim sangat memperhatikan kondisi warganya yang berada di Kaesong, serta melanjutkan program tes untuk melacak penyebaran Covid-19.

Pada Juli lalu, Pyongyang mengatakan seorang pembelot masuk ke Korut setelah berhasil melarikan diri dari Korea Selatan melewati perbatasan. Pembelot yang diketahui berjenis kelamin laki-laki kemudian dikarantina karena memiliki gejala mirip Covid-19.

Sejauh ini, pemerintah Korea Utara belum mengungkap hasil tes yang dilakukan pada pria pembelot tersebut. Jika terkonfirmasi positif, maka itu akan jadi kasus infeksi Covid-19 pertama di Korut.

Sejak Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO pada Januari lalu, Korut bertindak cepat dengan menutup perbatasan dengan China, dimana virus tersebut pertama kali muncul.

Awal pekan ini, media-media internasional melaporkan pemerintah Korut sengaja menutupi munculnya kasus pertama Covid-19. Langkah menutup kota Kaesong justru memperkuat kecurigaan publik internasional Covid-19 sudah masuk di negara paling tertutup di dunia itu.

Editor : Arif Budiwinarto