Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 6 Bulan Perang, Mojtaba Khamenei Serukan Negara Muslim Bersatu Lawan AS-Israel
Advertisement . Scroll to see content

Kim Jong Un Tiba-Tiba Pecat Menhan Korea Utara, Kenapa?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:24:00 WIB
Kim Jong Un Tiba-Tiba Pecat Menhan Korea Utara, Kenapa?
Kim Jong Un memecat Menteri Pertahanan No Kwang Chol dalam acara penting, Sabtu (29/8) (Foto: KCNA)
Advertisement . Scroll to see content

SEOUL, iNews.id - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memecat Menteri Pertahanan (Menhan) No Kwang Chol dalam acara penting, Sabtu (29/8/2026).

Media pemerintah Korut KCNA, Minggu (30/8/2026), melaporkan pemberhentian No sebagai bagian dari perombakan di jajaran kepemimpinan militer negara itu.

“Rencana reorganisasi struktural (diputuskan selama pertemuan yang dipimpin oleh Kim Jong Un)," demikian laporan KCNA.

No tidak hanya diberhentikan sebagai menhan, jabatannya di kepemimpinan partai berkuasa, Partai Pekerja, juga diturunkan menjadi Wakil Direktur Departemen Industri Amunisi.

Sebagai gantinya, Kim mengangkat Kim Song Gi, direktur Biro Politik Umum Tentara Rakyat Korea, sebagai menhan baru.

Pejabat senior lainnya, penasihat pertahanan Pak Jong Chon, diberi posisi wakil ketua Komisi Militer Pusat serta diangkat menjadi anggota Biro Politik Partai Pekerja.

Di acara pada Sabtu (29/8/2026), Kim memuji para ilmuwan, peneliti, dan pejabat atas kemajuan dalam teknologi pertahanan seraya memberi mereka penghargaan nasional tertinggi.

Mereka dianggap memberikan kontribusi besar dalam menyelesaikan masalah seputar ilmiah dan teknologi yang sangat penting bagi pengembangan sistem senjata tempur baru.

Perombakan kepemimpinan militer Korut berlangsung tak lama setelah latihan gabungan militer Korea Selatan dan Amerika Serikat berakhir.

Latihan tersebut tetap dipantau ketat Korut setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan agar latihan tersebut dipersingkat. 

Anehnya, Trump juga mengkritik latihan tersebut dengan menyebutnya sebagai bentuk provokasi terhadap Korut serata mengecam Korsel karena tidak mau membantu AS melawan Iran.

Sebaliknya, Trump justru memuji Kim seraya mengungkap kemungkinan pertemuannya pada tahun ini.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut