Kisah Haru 7 Anjing di China Kabur dari Pencuri, Pulang Bersama ke Pemiliknya
BEIJING, iNews.id - Kisah mengharukan tujuh anjing peliharaan di China yang berhasil kabur dari pencuri dan pulang ke pemiliknya, viral di media sosial. Dalam video yang viral, mereka tampak berjalan bersama dan bahkan saling menjaga untuk memastikan tak ada yang tertinggal.
Peristiwa itu direkam seorang warga bermarga Lu di jalan tol di Changchun, Provinsi Jilin, pada 16 Maret. Dalam video yang kemudian beredar luas, ketujuh anjing itu terlihat kompak. Mereka mengelilingi seekor German Shepherd yang terluka seakan menjaga. Sementara seekor Corgi di barisan depan sesekali menoleh ke belakang seolah memastikan tidak ada yang tertinggal.
Rombongan itu terdiri dari Golden Retriever, Labrador, dan anjing ras kecil seperti Pekingese. Bagi Lu, pemandangan itu tidak biasa.
"Mereka seperti sekelompok saudara kecil yang sedang dalam kesulitan, berjalan bersama. Sama sekali tidak seperti anjing liar," kata Lu kepada media lokal, dilansir dari South China Morning Post, Rabu (25/3/2026).
Prabowo Beri Hadiah Spesial untuk Anjing Kesayangan PM Albanese, Apa Itu?
Lu sempat mencoba menggiring mereka ke tempat aman, namun anjing-anjing itu mengabaikannya. Dia kemudian mengunggah video tersebut ke Douyin dan mendesak pihak berwenang setempat untuk turun tangan.
Video viral lainnya yang direkam pengendara yang melintas menunjukkan anjing-anjing itu melintasi ladang di sekitar lokasi. Mereka berjalan bersama dan tidak saling meninggalkan.
Prabowo Beri Kado ke Toto Anjing Peliharaan PM Australia Albanese, Apa Isinya?
Komunitas penyelamat anjing liar, Bitter Cofee, mengatakan, ketujuh anjing itu berasal dari desa yang sama dan biasa berkeliaran bersama. Mereka telah mengerahkan sukarelawan dan drone untuk melacak posisi anjing-anjing tersebut dan membantu proses pemulangan mereka dengan selamat.
Pramono Janji Segera Terbitkan Pergub Larangan Makan Daging Anjing dan Kucing
Sementara seorang relawan menduga anjing-anjing itu sebelumnya dicuri pelaku yang terkait dengan perdagangan daging anjing. Mereka kemungkinan berhasil kabur dari kendaraan pengangkut. Meski begitu, tidak ada saksi yang melihat langsung momen pelarian tersebut.
Pada 19 Maret, seluruh anjing dilaporkan berhasil kembali ke pemiliknya masing-masing. Mereka berasal dari tiga keluarga berbeda. Jarak antara lokasi mereka ditemukan dan desa asalnya mencapai sekitar 17 kilometer.
RUU Perlindungan Hewan Masuk Prolegnas 2026, DPR - DMFI Dorong Pelarangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing
Salah satu pemilik mengaku lega dua anjingnya, German Shepherd dan Golden Retriever, kembali dengan selamat.
"Kami sangat beruntung mereka kembali, bukan berakhir sebagai santapan," ujarnya.
Pemilik lain juga memuji kecerdikan anjingnya, seekor Corgi, yang mampu menemukan jalan pulang.
Hingga kini, belum ada informasi terkait pelaku pencurian anjing-anjing tersebut. Di China, pencurian anjing termasuk tindak pidana yang dapat berujung denda atau hukuman penjara, tergantung nilai hewan tersebut.
Kisah perjalanan pulang tujuh anjing ini setelah berhasil kabur dari pencuri, menarik perhatian netizen. Banyak yang menilainya layak diangkat menjadi film karena menunjukkan loyalitas dan solidaritas hewan yang begitu kuat.
"Perjalanan mereka bisa menjadi premis untuk sebuah film. Golden Retriever memposisikan dirinya paling dekat dengan lalu lintas untuk melindungi yang lain. Corgi terus memeriksa ke belakang untuk memastikan tidak ada yang tertinggal. German Shepherd, menunjukkan kepemimpinan alami, tetap berada di tengah seperti seorang jenderal," tulis seorang netizen.
Netizen lain mengatakan, video viral itu menunjukkan kesetiaan anjing. "Anjing menunjukkan kesetiaan kepada teman-teman mereka. Manusia yang telah menyakiti mereka menunjukkan kemanusiaan yang jauh lebih sedikit."
Banyak juga netizen yang menyerukan China segera menetapkan undang-undang tentang perlindungan hewan agar kejadian serupa tidak terulang.
"Anjing adalah teman kita yang paling setia dan pantas mendapatkan perlindungan dan perawatan. Sangat penting untuk menetapkan undang-undang perlindungan hewan sesegera mungkin," tulis netizen tersebut.
Editor: Maria Christina