Kisah Jan Koum, Pendiri WhatsApp yang Pernah Jadi Tukang Sapu

Ami Heppy S ยท Selasa, 09 Agustus 2022 - 08:37:00 WIB
Kisah Jan Koum, Pendiri WhatsApp yang Pernah Jadi Tukang Sapu
Kisah Jan Koum, Pendiri WhatsApp yang Pernah Jadi Tukang Sapu (Foto: bookipi)

JAKARTA, iNews.id - Kisah Jan Koum, pendiri WhatsApp yang pernah jadi tukang sapu sangat menarik untuk dibahas. Sebagai pendiri WhatsApp, Jan Koum memiliki kekayaan mencapai USD 9,1 miliar menurut Forbes. 

Hal ini menjadikan Koum sebagai salah satu miliarder di Amerika Serikat. Tentunya kondisi ini sangat jauh berbeda dengan keadaan yang pernah dialami oleh Koum sebelum mendulang sukses.

Koum yang lahir di Kyiv, Ukraina bisa dibilang memiliki latar belakang kehidupan yang cukup memprihatinkan.  Bagaimana kisah Jan Koum selengkapnya? Simak ulasan iNews.id berikit ini.

Kisah Jan Koum, Pendiri WhatsApp yang Pernah Jadi Tukang Sapu

Pindah ke Amerika saat Berusia 16 Tahun

Dikutip dari The Famous People, Jan Koum lahir di Kyiv, Ukraina pada 24 Februari 1976. Koum berasal dari keluarga Yahudi. Saat berusia 16 tahun, Jan Koum bersama ibu dan neneknya memutuskan bermigrasi ke Amerika Serikat untuk menghindari konflik anti-Yahudi yang tengah terjadi di Ukraina.

Di AS, keluarga Koum tinggal di sekitar Mountain View. Sayangnya, sang ayah jatuh sakit dan tidak bisa menyusul ke AS hingga akhirnya meninggal pada 1997. Demi memenuhi kebutuhan hidup, ibu Koum bekerja sebagai pengasuh anak, sedangkan Koum menjadi penyapu toko.

Belajar Pemrograman secara Otodidak

Jan Koum mulai tertarik dengan pemrograman saat ia duduk bangku sekolah menengah. Koum pun mempelajari pemrograman komputer dari buku-buku bekas. Bermula dari belajar secara otodidak, Jan Koum bahkan pernah bergabung dengan kelompok hacker bernama woowoo saat masih sekolah.

Lulus SMA, Koum kemudian melanjutkan pendidikannya di San Jose University. Saat menjadi mahasiswa, Koum bekerja sebagai penguji sistem keamanan komputer di Ernst & Young dan Yahoo, guna memenuhi kebutuhan hidup dan biaya kuliah.

Namun, pada tahun 2007 Koum memutuskan untuk drop out dan memilih fokus untuk bekerja.

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda