Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Kelam Aktivis GSF di Tahanan Israel: Muslimah Dirampas Jilbabnya dan Dipukul

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 13:53:00 WIB
Kisah Kelam Aktivis GSF di Tahanan Israel: Muslimah Dirampas Jilbabnya dan Dipukul
Fatima Hendricks, aktivis GSF asal Afrika Selatan, menggambarkan malam penangkapan Israel sebagai neraka yang tak akan terlupakan (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

“Saya sudah mengenakan jilbab sejak usia 11 tahun. Memaksa kami untuk menanggalkannya adalah bentuk penghinaan terhadap keyakinan kami dan bukti kebencian mereka terhadap Muslim," katanya.

Dia menuturkan ada sekitar 10 hingga 12 tahanan perempuan di sel mereka. Namun saat meminta kasur tambahan, dua perempuan dipukuli oleh penjaga. 

“Mereka tidak mengenal belas kasih selain kekerasan,” ujarnya.

Kesaksian serupa juga disampaikan oleh Mandla Mandela, cucu mendiang Nelson Mandela, yang turut serta dalam misi GSF. Dia menyebut tindakan Israel bukan sekadar penahanan, tetapi penculikan di laut internasional.

Namun dia tak ingin membesar-besarkannya karena tak ingin fokus pemberitaan menjadi teralihkan, bukan lagi ke penderitaan warga Gaza.

“Kami diculik di perairan internasional. Rakyat Palestina setiap hari diserang dan dibunuh. Narasinya bukan tentang kami, tapi tentang kekejaman yang mereka hadapi,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut