Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Deretan Miliarder Asal Iran yang Sukses Bangun Kerajaan Bisnis di Amerika Serikat
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pemuda Drop Out SMA Kini Jadi Miliarder Termuda Eropa Berkat Chip AI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 04:16:00 WIB
Kisah Pemuda Drop Out SMA Kini Jadi Miliarder Termuda Eropa Berkat Chip AI
James Dacombe menjadi miliarder mandiri termuda Eropa di usia 25 tahun setelah valuasi startup chip AI Olix mencapai 3,3 miliar dolar AS. (Foto: LinkedIn)
Advertisement . Scroll to see content

Dacombe juga menjadi miliarder mandiri termuda di Eropa pada usia 25 tahun.

Posisi berikutnya ditempati Arvid Lunnemark, salah satu pendiri perusahaan pembuat perangkat lunak AI Cursor. Pengusaha asal Swedia tersebut berusia 26 tahun.

Lunnemark bersama tiga pendiri Cursor lainnya mengalami lonjakan kekayaan setelah SpaceX mengakuisisi Cursor dengan nilai 60 miliar dolar AS. Kekayaan Lunnemark kemudian diperkirakan mencapai sekitar 2,4 miliar dolar AS atau setara Rp42,84 triliun.

Kemudian, ada nama Fabian Hedin, pendiri startup AI Lovable asal Swedia. Kekayaannya diperkirakan mencapai 3,1 miliar dolar AS (setara Rp55,34 triliun) setelah Lovable mendapatkan pendanaan baru senilai 400 juta dolar AS dengan valuasi 13,3 miliar dolar AS.

Miliarder Muda Bermunculan dari Bisnis AI

Fenomena tersebut menjadi bagian dari perkembangan industri startup AI yang melahirkan miliarder dalam usia semakin muda.

Di AS, gelar miliarder mandiri termuda dunia saat ini ditempati Surya Midha. Dia baru berusia 22 tahun ketika perusahaan AI perekrutan Mercor, yang didirikannya bersama dua orang lainnya, memperoleh pendanaan dengan valuasi 10 miliar dolar AS.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut