Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kutip Surat Ar-Ra’d Ayat 11, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu demi Keselamatan Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Sleeping Prince, Pangeran Al Waleed Sempat Bereaksi saat Dibacakan Alquran

Selasa, 22 Juli 2025 - 08:15:00 WIB
Kisah Sleeping Prince, Pangeran Al Waleed Sempat Bereaksi saat Dibacakan Alquran
Keluarga sempat membagikan video Pangeran Al Waleed menunjukkan sedikit reaksi saat dibacakan ayat suci Alquran (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

RIYADH, iNews.id - Kabar wafatnya Pangeran Al Waleed bin Khaled bin Talal Al Saud pada Sabtu (19/7/2025) membawa duka mendalam bagi rakyat Arab Saudi dan komunitas Muslim dunia. Setelah lebih dari dua dekade dalam kondisi koma, sosok yang dijuluki The Sleeping Prince itu mengembuskan napas terakhir di usia 35 tahun.

Dia menghabiskan sebagian besar waktu perawatannya dalam kondisi koma di King Abdulaziz Medical City, Riyadh.

Pangeran Al Waleed dimakamkan pada Minggu (20/7/2025) di Riyadh dalam suasana penuh haru. Tagar #sleepingprince menjadi trending di media sosial Saudi, diiringi ribuan ungkapan belasungkawa, doa, dan penghormatan. Banyak yang mengenangnya sebagai simbol kesabaran, ketabahan, dan cinta keluarga yang tak mengenal batas waktu.

Putra sulung dari Pangeran Khaled bin Talal Al Saud ini mengalami kecelakaan lalu lintas tragis di Inggris pada 2005, saat masih berusia 15 tahun dan tengah menempuh pendidikan militer. Kecelakaan tersebut menyebabkan cedera otak parah dan pendarahan internal, yang membuatnya tidak pernah sadarkan diri sejak saat itu.

Meski perawatan medis dari dokter terbaik Amerika Serikat dan Spanyol telah diberikan, harapan kesembuhan tak pernah benar-benar terwujud. Namun, satu momen langka sempat menggugah banyak orang. Dalam sebuah video yang dibagikan keluarga, Pangeran Al Waleed terlihat menunjukkan sedikit reaksi saat dibacakan ayat suci Alquran

Pangeran Al Waleed menunjukkan reaksi fisik ringan, yakni mengangkat jari, saat ayat-ayat Alquran dibacakan. Reaksi-reaksi ini, meskipun bukan tanda-tanda kembalinya kesadaran, ditafsirkan oleh keluarganya sebagai respons positif dan didokumentasikan di media sosial.

Momen itu langsung menjadi sorotan dan memantik gelombang doa dari warganet yang berharap mukjizat kesembuhan.

Selama 20 tahun lebih, sang ayah, Pangeran Khaled bin Talal, dengan teguh menolak permintaan mencabut alat bantu hidup. Keyakinannya tak pernah goyah bahwa sang putra akan sadar kembali suatu hari nanti. Kesetiaan dan keteguhan hati itulah yang membuat banyak orang menghormatinya sebagai sosok ayah penuh cinta dan dedikasi.

Kamar perawatan Al Waleed pun telah lama menjadi semacam landmark spiritual, tempat masyarakat datang untuk berdoa dan menunjukkan simpati. Ruangan itu bukan sekadar ruang medis, melainkan simbol keteguhan hati, harapan, dan ikatan antara seorang ayah dan anaknya yang melampaui waktu.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut