Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nah, Amerika Sebut Denmark Langgar Protokol PBB karena Duduki Greenland
Advertisement . Scroll to see content

Korea Utara Minta Bantuan Rusia Lawan Amerika, Sebut Ancaman Bersama

Kamis, 12 Agustus 2021 - 14:31:00 WIB
Korea Utara Minta Bantuan Rusia Lawan Amerika, Sebut Ancaman Bersama
Korea Utara meningkatkan kerja sama dengan Rusia untuk melawan Amerika Serikat (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) memperkuat kerja sama dengan Rusia guna melawan Amerika Serikat di kawasan. Perdamaian di Semenanjung Korea tidak akan terwujud selama pasukan AS tak ditarik dari Korea Selatan (Korsel).

Duta Besar Korut untuk Rusia Sin Hong Chol bahkan mengatakan, AS menjadi ancaman bersama bagi negaranya serta Rusia.

"Kami juga akan meningkatkan kerja sama antara Korea Utara dan Rusia dengan tujuan untuk melawan AS, ancaman bersama," kata Sin Hong Chol, kepada kantor berita TASS. 

Amerika menempatkan sekitar 28.500 tentara di Korsel sebagai warisan Perang Korea yang berlangsung 1950 sampai 1953. Kedua Korea secara teknis sebenarnya masih berstatus perang karena mereka mengakhiri pertempruan di bawah kesepakatan gencatan senjata, bukan perjanjian damai yang permanen.

Pernyataan Sin Hong Chol ini juga disampaikan setelah para pemimpin senior negaranya memperingatkan soal digelarnya kembali latihan perang Korsel dan AS mulai pekan ini dan akhir Agustus.

Menurut dia, latihan tersebut merupakan persiapan untuk perang serta membuktikan AS bertanggung jawab atas ketidakstabilan situasi di kawasan.

Namun AS dan Korsel menampik tuduhan Korut dengan menjelaskan latihan bersama itu bersifat pertahanan, bukan menyerang.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut