Koki Pribadi Mantan Presiden AS Barack Obama Ditemukan Tewas di Danau
BOSTON, iNews.id – Koki pribadi mantan Presiden AS Barack Obama, Tafari Campbell (45), ditemukan tewas di sebuah danau di Massachusetts, Amerika Serikat. Kabar kematiannya dibenarkan oleh keluarga Obama.
Reuters melansir, insiden bermula pada Minggu (23/7/2023) malam. Pada waktu itu, seorang penyewa papan dayung di kawasan resor Edgartown Great Pond, Martha's Vineyard, Massachusetts, tampak menyemplung ke air dan tenggelam. Lokasi kejadian berada di dekat rumah milik keluarga Obama.
Setelah tim penyelamat melakukan pencarian selama dua hari, jasad korban akhirnya ditemukan.
Istri Obama, Michelle mengatakan, Campbell pernah menjadi sous chef di Gedung Putih AS. Pria itu lalu bekerja untuk keluarga Obama setelah presiden ke-44 AS itu menyelesaikan masa jabatan untuk periode keduanya pada 2016.
Obama Minta PM India Modi Lindungi Muslim, Menkeu Singgung AS Ngebom Yaman dan Suriah
“Tafari adalah bagian tercinta dari keluarga kami,” ungkap keluarga Obama dalam pernyataan bersama.
Menurut pernyataan itu, Campbell adalah sosok koki yang kreatif dan penuh semangat dengan hal-hal yang berkaitan dengan makanan. Dia juga memiliki kemampuan untuk menyatukan orang-orang.
Rusia Larang Masuk 500 Warga AS, termasuk Mantan Presiden Obama
“Pada tahun-tahun berikutnya, kami mengenalnya sebagai orang yang hangat, menyenangkan, dan sangat baik yang membuat hidup kami sedikit lebih cerah,” bunyi pernyataan keluarga Obama lagi.
Tim penyelam mulai mencari Campbell pada Minggu malam, setelah menerima telepon yang menyebutkan bahwa seorang penyewa papan dayung menyemplung ke dalam danau dan tampak kepayahan sebelum tenggelam. Setelah masuk ke dalam perairan itu, korban tidak muncul lagi ke permukaan.
Kepolisian Negara Bagian Massachusetts menyatakan, jasad Campbell kemudian ditemukan dari Edgartown Great Pond pada Senin (24/7/2023) Korban meninggalkan seorang istri, Sherise, dan dua putra kembar mereka.
Kasus kematiannya masih diselidiki oleh pihak berwenang.
Editor: Ahmad Islamy Jamil