Koper Berisi Uang Rp2,1 Miliar Dicuri dari Mantan Presiden Zimbabwe

Nathania Riris Michico ยท Sabtu, 12 Januari 2019 - 10:07 WIB
Koper Berisi Uang Rp2,1 Miliar Dicuri dari Mantan Presiden Zimbabwe

Mantan presiden Zimbabwe Robert Mugabe. (Foto: AFP)

HARARE, iNews.id - Sebanyak tiga orang menjalani persidangan di Zimbabwe atas tuduhan mencuri sebuah koper berisi uang 150.000 dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp2,1 miliar milik mantan presiden Zimbabwe, Robert Mugabe.

Ketiga orang itu diduga menghabiskan uang tersebut untuk membeli mobil, rumah, dan hewan ternak.

Salah seorang dari mereka adalah Constantia Mugabe, yang terhitung masih anggota keluarga Robert Mugabe.

Dia diduga memiliki kunci rumah Mugabe yang terletak di Zvimba, dekat ibu kota Harare. Dengan menggunakan kunci itu pula, dia dituduh memberi akses masuk kepada dua rekannya.

Saat pencurian terjadi, antara 1 Desember hingga awal Januari, dua orang tersebut diperkerjakan sebagai tenaga pembersih.

"Johanne Mapurisa membeli Toyota Camry dan rumah seharga 20.000 dolar AS Rp281 juta setelah insiden," kata jaksa penuntut umum, Teveraishe Zinyemba, di pengadilan.

"Saymore Nhetekwa membeli Honda dan hewan ternak termasuk babi dan sapi dengan harga yang tidak diungkap."

Mugabe, yang kini berusia 94 tahun, dipaksa lengser dari jabatannya oleh militer Zimbabwe pada 2017.

Saat itu, dia berkuasa selama 37 tahun. Pertama dia menjabat sebagai perdana menteri dan belakangan menjadi presiden.

Tersohor karena pernah menyatakan bahwa sebuah negara tidak bisa bangkrut, Mugabe dituduh menikmati gaya hidup mewah di kala ekonomi Zimbabwe sedang terpuruk.

Mata uang dollar AS dihargai tinggi di Zimbabwe, walau secara teori mata uang Zimbabwe diklaim setara dengan dollar AS.

Sejak tak lagi menjadi presiden, Mugabe kesulitan berjalan dan menghabiskan selama berbulan-bulan untuk berobat di Singapura.

Tidak jelas apakah dia sedang berada di rumah saat pencurian terjadi.

Ketiga tersangka itu dibebaskan menggunakan jaminan. Kantor berita AFP melaporkan, pelaku keempat masih buron.


Editor : Nathania Riris Michico