Korban Sipil Berjatuhan, Menhan Belanda Kecam Operasi Brutal Israel di Rafah
AMSTERDAM, iNews.id – Menteri Pertahanan Belanda, Kajsa Ollongren, mengkritik Israel atas operasi militer zionis di Rafah, Jalur Gaza Selatan. Dia menilai negara Yahudi itu gagal mencegah jatuhnya korban di kalangan warga sipil di wilayah Palestina itu.
“Saya pikir perang ini telah merenggut banyak nyawa warga sipil. Kami sudah katakan: Rafah adalah tempat di mana tidak mungkin melakukan aktivitas militer tanpa korban jiwa yang besar. Namun, itulah yang terjadi,” kata Ollongren kepada stasiun TV Belanda, NOS, Selasa (25/6/2024).
Menurut dia, Israel berbuat terlalu sedikit untuk mencegah jatuhnya korban di kalangan penduduk sipil Gaza, meski ada tuntutan dari komunitas internasional. Saat ini, peluang untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada penduduk Palestina juga terlalu kecil.
“Israel masih harus bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan dan juga atas sudut pandang yang mereka pegang,” ucap Ollongren.
Menhan negeri kincir angin itu lantas mengutip ucapan panglima militer negaranya, Jenderal Onno Eichelsheim, yang menyebut bahwa Israel terbiasa menggunakan kekuatan yang tidak proporsional untuk mencapai tujuannya.