Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penyebab Mantan Kepala Kepolisian Filipina Diburu ICC, Terlalu Brutal Perangi Kejahatan Narkoba
Advertisement . Scroll to see content

Korban Tewas Kebakaran Mal di Filipina Jadi 38 Orang

Rabu, 27 Desember 2017 - 20:28:00 WIB
Korban Tewas Kebakaran Mal di Filipina Jadi 38 Orang
Presiden Duterte melihat jasad korban kebakaran mal NCCC di rumah sakit di Davao (Foto: Reuters via Presidential Photos)
Advertisement . Scroll to see content

MANILA, iNews.id – Jumlah korban tewas dalam kebakaran mal New City Commercial Center (NCCC) di Kota Davao, Filipina, bertambah menjadi 38 orang. Satu jasad lagi yakni seorang sekuriti ditemukan di mal tersebut.

Petugas keamanan itu tewas saat berusaha menyelamatkan para korban yang terjebak kebakaran di lantai atas mal NCCC pada Sabtu 23 Desember lalu.

Wali Kota Davao yang juga anak Presiden Rodrigo Duterte, Sara, mengatakan sebagian besar korban tewas atau 37 orang merupakan karyawan perusahaan Amerika Serikat yang bergerak di bidang penelitian, SSI, yang berkantor di lantai paling atas mal itu. Perusahaan itu beroperasi 24 jam nonstop.

Saat kebakaran terjadi, sekitar pukul 09.45 waktu setempat, ada sekitar 500 pekerja SSI di lokasi. Namun sebagian besar berhasil menyelamatkan diri.

Presiden Duterte berjanji akan mengungkap kebenaran di balik kasus ini dan mencari siapa yang harus bertanggung jawab. Perusahaan-perusahaan yang terlibat juga akan diseret ke pengadilan.

Serikat pekerja menuding, pusat perbelanjaan itu tidak dilengkapi dengan standar keamanan, terutama menghadapi kebakaran. Namun hal itu ditepis pihak NCCC.

Juru Bicara NCCC Thea Padua membantah jumlah pintu darurat di mal tidak memenuhi standar.

"Kami membantah tuduhan bahwa kami tidak punya cukup pintu darurat, alat pemadam, hydrant, dan pintu khusus kebakaran. Kami sudah benar-benar kelengkapan standar," kata dia, dikutip dari AFP, Rabu (27/12/2017).

Hingga saat ini penyebab kebakaran belum diketahui. Penyelidikan tak hanya dilakukan oleh polisi, tapi juga kementerian tenaga kerja dan pemadam kebakaran Davao yang masing-masing mengerahkan tim tersendiri.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut