Korea Utara Pamerkan Rudal Balistik Raksasa, AS: Ini Ancaman Serius

Antara, Ahmad Islamy Jamil · Kamis, 15 Oktober 2020 - 12:18:00 WIB
Korea Utara Pamerkan Rudal Balistik Raksasa, AS: Ini Ancaman Serius
Rudal balistik antarbenua milik Korea Utara yang dipamerkan dalam parade militer, Sabtu (10/10/2020). (Foto: AFP)

WASHINGTON DC, iNews.id – Langkah Korea Utara memamerkan rudal balistik raksasa dalam parade militer beberapa hari lalu terus menuai reaksi internasional. Terbaru, AS menyatakan program nuklir dan rudal Korut menimbulkan ancaman serius bagi kawasan dan global.

Kemunculan rudal balistik raksasa itu menarik perhatian banyak analis Barat. Akan tetapi, para pejabat di Korea Selatan jauh lebih prihatin dengan tampilan sistem roket peluncuran ganda (MLRS) baru dan rudal jarak pendek yang cepat dan dapat bermanuver milik Korut. Semua senjata itu akan sangat ideal untuk menyerang target di Korea Selatan.

“Kami setuju bahwa program rudal nuklir dan balistik Korea Utara tetap menjadi ancaman serius bagi keamanan dan stabilitas kawasan dan dunia. Amerika Serikat tetap berkomitmen pada keamanan Republik Korea," kata Menteri Pertahanan AS, Mark Esper, saat berbicara di Pentagon, Washington DC, Rabu (14/10/2020).

Menurut dia, Korea Selatan dan Amerika Serikat harus menemukan cara yang lebih adil untuk membagi biaya pertahanan di kawasan. Presiden AS Donald Trump—yang kerap memuji hubungannya dengan Pemimpin Korut, Kim Jong Un—berulang kali mengatakan bahwa Seoul harus membayar bagian yang lebih besar dari biaya pasukan militer AS yang ditempatkan di Korea Selatan.

Sekitar 28.500 tentara Amerika ditempatkan di Korea Selatan, yang dianggap sebagai penangkal ancaman Pyongyang sekaligus menjadi pengingat bagi China tentang pengaruh dan kemampuan AS di Asia.

Korea Utara memamerkan rudal balistik raksasa antarbenua terbaru mereka pada parade militer yang digelar pada Sabtu (10/10/2020). Dalam siaran langsung oleh TV pemerintah setempat hari itu, senjata tersebut tampak dibawa oleh transporter (truk besar) yang panjangnya mencapai 11 as.

Pemimpin Korut, Kim Jong Un menyatakan, negaranya akan terus memperkuat militer. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan kemampuan persenjataan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Bagikan Artikel: