Kunjungan Kenegaraan Perdana, Kaisar Jepang Naruhito Bakal ke Inggris Bertemu Ratu Elizabeth II

Nathania Riris Michico ยท Selasa, 14 Januari 2020 - 18:06 WIB
Kunjungan Kenegaraan Perdana, Kaisar Jepang Naruhito Bakal ke Inggris Bertemu Ratu Elizabeth II

Pangeran Mahkota Jepang Naruhito (kanan) tidak malu mengkritik gaya hidup yang terkadang menyesakkan pada bangsawan, terutama karena istrinya, Masako, berjuang beradaptasi dengan kehidupan istana. (FOTO: EPA-EFE)

LONDON, iNews.id - Kaisar Jepang Naruhito akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris dalam beberapa bulan mendatang. Ini menjadi kunjungan kenegaraan pertama setelah Inggris meninggalkan Uni Eropa.

Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada 31 Januari setelah hampir 50 tahun dan mulai mengarahkan perhatian diplomatik dan ekonomi lebih ke seluruh dunia.

"Yang Mulia Kaisar dan Ratu Jepang menerima undangan dari Yang Mulia Ratu untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris pada musim semi 2020," demikian pernyataan singkat dari Istana Buckingham, seperti dilaporkan AFP, Selasa (14/1/2020).

Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako akan tinggal di Kastil Windsor, sebelah barat London.

Ini akan menjadi kunjungan negara Jepang ketiga ke Inggris di bawah pemerintahan Ratu Elizabeth II yang berusia 93 tahun, yang naik takhta sejak 1952.

Ratu Elizabeth II menjadi tuan rumah kaisar Hirohito pada 1971 dan putra sulungnya, Kaisar Akihito, pada 1998.

Naruhito (59) mengambil alih Takhta Krisan pada 1 Mei tahun lalu, setelah pengunduran diri ayahnya, Akihito.

Ratu Elizabeth dan suaminya, Pangeran Philip, melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang pada 1975. Mereka tidak lagi melakukan perjalanan jarak jauh.

Setelah Brexit, Inggris akan berusaha melakukan perjanjian perdagangan dengan negara-negara di seluruh dunia yang independen dari Uni Eropa.

Untuk kunjungan kenegaraan, Inggris memamerkan semua kemegahan tradisionalnya dalam upaya memperkuat hubungan budaya, diplomatik, dan ekonomi.

Kunjungan kenegaraan terakhir ke Inggris dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Juni tahun lalu.

Editor : Nathania Riris Michico