Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Spesifikasi Drone Mata-Mata Iran Shahed-129 yang Ditembak Jatuh Jet Tempur AS
Advertisement . Scroll to see content

Lagi, Houthi Yaman Serang Kapal Induk AS USS Harry Truman

Senin, 17 Maret 2025 - 11:22:00 WIB
Lagi, Houthi Yaman Serang Kapal Induk AS USS Harry Truman
Kelompok Houthi Yaman menyerang kapal induk Amerika Serikat USS Harry S Truman, Senin (17/3) (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

DOHA, iNews.id - Kelompok Houthi Yaman menyerang kapal induk Amerika Serikat USS Harry S Truman, Senin (17/3/2025). Ini merupakan serangan kedua dalam 24 jam terakhir, sebagai pembalasan atas gempuran AS terhadap Yaman sejak Sabtu lalu.

"(Meluncurkan) Sejumlah drone serta rudal balistik dan jelajah terhadap kapal perang tersebut," bunyi pernyataan Houthi, seperti dilaporkan Al Jazeera.

Menurut kelompok yang didukung Iran tersebut, serangan berlangsung selama beberapa jam dan berhasil menggagalkan percobaan serangan terhadap Yaman.

Belum ada komentar dari AS terkait serangan terbaru tersebut. 

Houthi pada Minggu kemarin juga melancarkan serangan rudal dan drone terhadap USS Harry S Truman. Namun AS menepis pernyataan itu.

Seorang pejabat keamanan AS mengatakan kepada Reuters, pasukannya menembak jatuh 11 drone Houthi, tidak ada satu pun yang bahkan mendekati kapal induk.

Selain itu militer AS juga mendeteksi sebuah rudal, namun jatuh di lepas pantai Yaman.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Houthi Yaman Anis Al Asbahi mengatakan korban tewas akibat serangan AS di Yaman mencapai 53 orang hingga Minggu (16/3/2025). Selain itu hampir 100 orang lainnya luka-luka. Di antara korban tewas adalah lima anak-anak dan dua perempuan dewasa.

Pasukan AS melakukan 47 serangan udara di tujuh provinsi, termasuk Ibu Kota Sanaa, sepanjang Minggu malam. Selain Sanaa, serangan dilakukan terhadap Saada, Al Bayda, Hajjah, Dhamar, Marib, dan Al Jawf.

Pemimpin Houthi Abdul Malik Al Houthi menegaskan tak akan membiarkan kapal-kapal perang dan dagang AS dan Israel lewat begitu saja di Laut Merah dan Laut Arab. Setiap kapal dari kedua negara itu melintas maka akan menjadi target serangan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut