Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Wujud Autopen, Alat Peniru Tanda Tangan yang Dipermasalahkan Trump kepada Joe Biden
Advertisement . Scroll to see content

Lagi, Twitter Blok Kicauan Donald Trump Terkait Kematian George Floyd

Sabtu, 06 Juni 2020 - 01:36:00 WIB
Lagi, Twitter Blok Kicauan Donald Trump Terkait Kematian George Floyd
Twitter kembali memblok kicauan Donald Trump terkait kematian George Floyd
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Perang dingin Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan Twitter berlanjut. Terbaru, Twitter memblok video kampanye Trump sebagai penghormatan untuk George Floyd.

Video yang diunggah ke platform media sosial twitter oleh akun @TeamTrump, yang merupakan akun resmi tim kampanye Trump, pada 4 Juni lalu tak bisa diakses.

"Media ini telah dinonaktifkan sebagai tanggapan terhadap klaim oleh pemilik hak cipta," demikian isi pernyataan di postingan video terblokir tersebut.

"Sesuai kebijakan hak cipta kami, kami menanggapi keluhan hak cipta yang valid dikirimkan kepada kami oleh pemilik hak cipta atau perwakilan resmi mereka," lanjut isi pernyataan.

Twitter kembali memblok kicauan Donald Trump terkait kematian George Floyd (foto: Twitter)
Twitter kembali memblok kicauan Donald Trump terkait kematian George Floyd (foto: Twitter)

Ini bukan kali pertama, Twitter berseteru dengan Trump. Akhir Mei lalu, mereka melabeli kicauan ornag nomor satu Amerika itu dengan 'klaim palsu' serta cuitan ancaman menembak penjarah sebagai 'mengagungkan kekerasan'.

Meskipun diblokir oleh Twitter, video kampanye tersebut masih bisa diunggah di media berbagi video Youtube. Video berdurasi 3 menit 45 detik itu diawali rangkaian foto-foto mendiang George Floyd.

Pria afro-america itu tewas di tangan polisi Minneapolis bernama Derek Chauvin pada 25 Mei lalu. Kematian Floyd memicu aksi demonstrasi antirasial di lebih dari 30 kota di 16 negara bagian.

Di video itu juga diperlihatkan aksi-aksi damai polisi memuluk para demonstran dengan diselingi cuplikan gedung terbakar dan aksi pengerusakan. Rangkaian video tersebut didramatisir dengan latar musik dari piano dan suara Trump.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut