Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Besar M7,6 Guncang Bitung, 30 Rumah di Maluku Utara Rusak
Advertisement . Scroll to see content

Latar Belakang Revolusi Cina dan Kronologinya, Sejarah Penting Negeri Tirai Bambu

Kamis, 26 Oktober 2023 - 14:16:00 WIB
Latar Belakang Revolusi Cina dan Kronologinya, Sejarah Penting Negeri Tirai Bambu
Latar Belakang Revolusi Cina (Foto: Pexels)
Advertisement . Scroll to see content

Inggris mendapat Hong Kong dan mendapat hak ekstrateritorial. Hak ekstrateritorial yaitu hak untuk hidup di bawah hukum negara asalnya (hukum negara asing yang ditempati tidak berlaku). Pada tahun 1856-1860 terjadi Perang Candu II. Perang Candu II terjadi antara dinasti Ching melawan Inggris dan Prancis. Terjadinya perang ini dipicu tindakan Cina yang menahan kapal The Arrow milik Inggris di Guangzhou.

Tindakan Cina tersebut membuat Inggris marah dan kembali mengobarkan perang. Dalam Perang Candu II ini Cina mengalami kekalahan dan menandatangani Treaty of Nanjing yang isinya Cina membuka sebelas pelabuhan, mengizinkan berdirinya kedutaan negara luar, melegalkan impor candu, dan memberi ruang pada aktivitas misionaris Kristen.

2. Terjadi Pemberontakan

Didorong oleh anggapan bahwa dinasti Ching lemah terhadap bangsa asing, kemiskinan rakyat, serta keinginan rakyat untuk membangun masyarakat baru, muncullah pemberontakan-pemberontakan di Cina. Pemberontakan tersebut seperti pemberontakan Tai Ping, pemberontakan Panthay, pemberontakan Dungan I, dan pemberontakan Boxer.

3. Modernisasi Cina

Pada tahun 1861 dimulai gerakan modernisasi di Cina. Sampai dengan tahun 1895 modernisasi yang dilaksanakan meliputi berbagai bidang, seperti kemiliteran, tarif dagang, komunikasi, perkapalan, perkeretaapian, produksi, dan pendidikan.

4. Invasi Jepang

Pada tahun 1894-1895 terjadi perang antara Cina dan Jepang. Dalam perang tersebut, Cina mengalami kekalahan dan harus menyerahkan Pulau Formosa (Taiwan) pada Jepang.

5. Munculnya Paham Baru

Masuknya bangsa Asing membawa perubahan Pendidikan di Cina. Hal ini terlihat melalui banyaknya paham barat yang menyebar di Cina. Salah satu tokoh pembawa perubahan adalah Sun Yat Sen.

Kronologi Revolusi Cina

Pada tanggal 10 Oktober 1911 di Wuchang terjadi Revolusi Cina di bawah pimpinan Sun Yat Sen. Sun Yat Sen menginginkan pembentukan pemerintahan Cina baru berdasarkan pada paham San Min Chu (tiga sendi kedaulatan rakyat, yaitu nasionalisme, demokrasi, dan sosialisme).

Untuk mempersatukan Cina Utara dan Cina Selatan, pada tanggal 15 Februari 1912 Sun Yat Sen mengundurkan diri sebagai presiden dan jabatan presiden diserahkan pada Jenderal Yuan Shih Kai. Sun Yat Sen mengundurkan diri ke Kanton dan mendirikan Partai Kuo Min Tang (Partai Nasionalis).

Dalam perkembangan selanjutnya, Yuan Shih Kai memimpin secara diktator dengan melarang keberadaan Partai Kuo Min Tang dan ideologi republik. Masa pemerintahan Yuan Shih Kai tidak lama, Cina mengalami kekacauan. Kekacauan tersebut dapat diatasi oleh Sun Yat Sen. Keberhasilan tersebut mengantarkan Sun Yat Sen menjadi presiden. 

Namun, masa pemerintahannya tidak lama dan digantikan oleh Chiang Kai Shek. Chiang Kai Shek berhasil menyatukan Cina Utara dan Cina Selatan. Setelah itu, Chiang Kai Shek juga berhasil mengalahkan panglima perang. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut