Latihan Maritim AS-ASEAN, 8 Kapal Perang dan 1.000 Tentara Dikerahkan

Nathania Riris Michico ยท Senin, 02 September 2019 - 12:25:00 WIB
Latihan Maritim AS-ASEAN, 8 Kapal Perang dan 1.000 Tentara Dikerahkan
Kapal angkatan laut Filipina dengan 200 kru bersiap-siap untuk berpartisipasi dalam latihan maritim ASEAN-AS pertama . (FOTO: Francis Malasig / EPA)

BANGKOK, iNews.id - Delapan kapal perang, empat pesawat, dan lebih dari 1.000 personel tentara dari Amerika Serikat (AS) dan 10 negara Asia Tenggara akan bergabung dengan latihan maritim yang dimulai Senin (2/9/2019).

Latihan Maritim ASEAN-AS (AUMX) pertama antara ASEAN dan AS ini berlangsung selama lima hari, dimulai dari Pangkalan Angkatan Laut Sattahip di Thailand dan berakhir di Singapura.

Latihan tersebut dilakukan di tengah keterlibatan AS yang kian meningkat di wilayah itu; serta pengakuan antara China dan negara-negara Asia Tenggara atas Laut Cina Selatan, yang diklaim oleh Brunei, Malaysia, Vietnam, dan Filipina.

"Dipimpin bersama oleh Angkatan Laut AS dan Kerajaan Thailand, latihan itu akan merentang ke perairan internasional di Asia Tenggara, termasuk Teluk Thailand dan Laut China Selatan sebelum berakhir di Singapura," demikian pernyataan dari kedutaan AS di Bangkok, seperti dilaporkan AFP, Senin (2/9/2019).

"AUMX membangun keamanan maritim yang lebih besar di atas kekuatan ASEAN, kekuatan ikatan navy-to-navy kami, dan kekuatan kepercayaan kita bersama dalam Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," kata Laksamana Muda Joey Tynch, yang mengawasi kerja sama keamanan Angkatan Laut AS di Asia Tenggara.

Ke-10 anggota ASEAN akan ambil bagian dalam latihan yang meliputi simulasi operasi pencarian dan penyitaan.

China mengklaim menguasai sebagian besar Laut China Selatan, yang merupakan rute pelayaran internasional.

Dalam perjalanan ke Thailand bulan lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mendesak negara-negara Asia Tenggara untuk menekan China terkait klaim tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico