Lebih dari 500 Orang Ditangkap di Mesir sejak Demonstrasi Melawan Presiden Al Sisi

Nathania Riris Michico ยท Selasa, 24 September 2019 - 09:20 WIB
Lebih dari 500 Orang Ditangkap di Mesir sejak Demonstrasi Melawan Presiden Al Sisi

Para pengunjuk rasa berdemonstrasi melawan Sisi di Kairo tengah pada Jumat malam lalu. (FOTO: AFP)

KAIRO, iNews.id - Lebih dari 500 orang ditangkap di seluruh Mesir sejak demonstrasi meletus di Kairo dan kota-kota lain. Ratusan orang Mesir turun ke jalan pada Jumat dan Sabtu (21/9/2019) dalam demonstrasi langka yang menyerukan Presiden Abdel Fattah Al Sisi mundur.

"Hitungan terakhir dari mereka yang ditangkap atas peristiwa sejak Jumat di Kairo dan provinsi lain meningkat menjadi 516 orang," demikian laporan Pusat Hak Ekonomi dan Sosial Mesir, seperti dikutip AFP, Selasa (24/9/2019).

Pada Minggu (22/9/2019), pihak berwenang Mesir juga menahan seorang pengacara HAM pemenang penghargaan setelah dia menghadiri penyelidikan khusus untuk menangkap para demonstran.

Seorang pejabat pengadilan mengatakan, Mahienour Al Massry ditempatkan dalam sel penahanan pra-persidangan selama 15 hari.

"Dengan tuduhan mengambil bagian dengan kelompok teroris untuk mencapai tujuannya dan menerbitkan berita palsu," kata pejabat itu.

Massry, seorang aktivis politik dan pembela hak asasi manusia, diadili dan dipenjara dua kali karena ikut serta dalam demonstrasi.

Mesir secara efektif melarang protes di bawah undang-undang yang disahkan pada 2013 oleh Presiden Mohamed Morsi. Sisi terpilih sebagai presiden pada tahun berikutnya dengan 96,9 persen suara.

Namun ketidakpuasan atas kenaikan harga membuncah di Mesir, di mana pemerintah menerapkan langkah-langkah penghematan besar-besaran sejak 2016, sebagai bagian dari paket pinjaman 12 miliar dolar dari Dana Moneter Internasional (IMF).

Pada Sabtu (21/9/2019), pengunjuk rasa menuju ke pusat Kota Suez dan bentrok berhadapan dengan pasukan keamanan yang membarikade jalan-jalan dan kendaraan lapis baja.

Protes muncul setelah Mohamed Aly, seorang pengusaha di pengasingan dan lawan Sisi, memposting seruan online untuk berdemonstrasi melawan Sisi.

Editor : Nathania Riris Michico