Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MasyaAllah, Ayana Moon Jadi Muslimah Korsel Pertama Kuliah di Oxford
Advertisement . Scroll to see content

Ledakan Ranjau di Perbatasan Lukai 3 Tentara Korsel, Korut Dituntut Minta Maaf

Rabu, 30 September 2026 - 17:47:00 WIB
Ledakan Ranjau di Perbatasan Lukai 3 Tentara Korsel, Korut Dituntut Minta Maaf
Perbatasan Korsel dan Korut. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

SEOUL, iNews.id - Militer Korea Selatan (Korsel) menuntut Korea Utara (Korut) meminta maaf atas ledakan ranjau darat di sepanjang perbatasan kedua negara yang melukai tiga tentara Korsel pada 21 September 2026 lalu. Ledakan terjadi di Zona Demiliterisasi (DMZ), wilayah penyangga yang memisahkan Korsel dan Korut.

Korsel pada Selasa (29/9/2026) meyakini ranjau yang meledak di sisi DMZ wilayahnya merupakan milik Korut. Korsel menyebut ledakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang mengakhiri pertempuran aktif dalam Perang Korea. 

Seoul juga memperingatkan akan mengambil tindakan balasan yang setimpal.

Dalam pernyataan pada Rabu (30/9/2026), dilansir dari BBC, Korsel mendesak Korut meminta maaf atas ledakan tersebut dan segera menghentikan kegiatan penguatan pertahanan di sepanjang perbatasan.

Seoul menduga ranjau tersebut dipasang Pyongyang sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan perbatasannya.

Menteri Pertahanan Korsel, Kang Shin-chul sebelumnya menyebut ledakan tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap perjanjian gencatan senjata 1953.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut