Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat
Sementara itu, konvoi darat kedua akan diberangkatkan dari Asia Selatan, dengan rincian rute dan waktu yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Konvoi darat tersebut diharapkan dapat memasuki Gaza melalui perbatasan Rafah di Mesir. Para aktivis menekankan bahwa pembukaan jalur kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama komunitas internasional.
“Koridor-koridor yang digerakkan oleh tenaga manusia ini adalah tanggung jawab kita. Kita harus benar-benar memikul tanggung jawab sebagai bagian dari seluruh dunia,” ujar salah satu aktivis.
Misi laut Global Sumud Flotilla pertama kali dimulai pada pertengahan 2025. Namun, pada Oktober tahun yang sama, pasukan Israel dilaporkan menyerang dan menyita lebih dari 40 kapal bantuan. Militer Israel juga menahan lebih dari 450 aktivis internasional, yang sebagian mengaku mengalami penyiksaan selama masa penahanan.
Editor: Anton Suhartono