Lucu, Sapi Mungil Ini Hanya Setinggi 51 Sentimeter
CHARIGRAM, iNews.id - Seekor sapi kerdil di sebuah peternakan di Charigram, dekat Dhaka, Bangladesh menarik perhatian ribuan orang untuk melihatnya. Pemilik mengklaim sapi tersebut merupakan yang terkecil di dunia.
Sapi yang diberi nama Rani ini memiliki tinggi hanya 51 sentimeter dengan panjang 66 sentimeter. Dia saat ini berusia 23 bulan dengan berat badan 26 kilogram.
Rani merupakan sapi jenis Bhutti atau Bhutan. Dia diternakkan untuk diambil dagingnya. Secara umum, ukuran sapi Bhutti dua kali ukuran Rani.
Pemilik mengatakan, hewan peliharaannya 10 sentimeter lebih pendek dari sapi terkecil di Guinness World Records.
Peristiwa 4 Juli: Soekarno dan Tjipto Mangunkusumo Dirikan Parpol Tertua di Indonesia
Sapi Rani terkenal di Bangladesh setelah fotonya viral di media sosial. Orang-orang nekat mendatangi peternakan saat Bangladesh menerapkan penguncian ketat terkait Covid.
Warga nekat datang ke perternakan menggunakan becak hanya untuk melihat sapi Rani.
Berusia 112 Tahun, Manusia Tertua di Dunia Ini Beberkan Rahasia Umur Panjang
"Saya belum pernah melihat yang seperti ini dalam hidup saya. Tidak pernah," kata Rina Begum yang nekat datang dari kota lain.
Manajer pertanian Shikor Agro, Hasan Howlader menggunakan pita pengukur untuk menunjukkan kepada warga terkait tinggi sapi ini.
Sapi terkecil di dunia saat ini masih dipegang oleh Manikyam, seekor sapi di negara bagian Kerala, India. Sapi dari jenis Vechur, memiliki tinggi 61 sentimeter pada Juni 2014.
"Lebih dari 15.000 orang telah datang untuk melihat Rani dalam tiga hari terakhir saja. Jujur saja, kami lelah," katanya.
Agro menambahkan, tidak menyangka Sapi Rani memancing banyak warga untuk melihatnya saat pandemi dan orang diminta berada di rumah.
Sementara kepala dokter hewan pemerintah wilayah Charigram, Sajedul Islam mengatakan, Rani merupakan produk perkawinan sedarah genetik. Sapi ini tidak mungkin menjadi lebih besar.
Islam juga meminta kepada pengurus peternakan untuk membatasi warga yang datang. Bisa jadi, warga membawa penyakit ke peternakan dan mengancam kesehatan Rani.
"Saya mengatakan kepada mereka bahwa mereka tidak boleh membiarkan begitu banyak orang memadati pertanian. Mereka mungkin membawa penyakit di sini yang mengancam kesehatan Rani," katanya.
Editor: Umaya Khusniah