Mahasiswa Ngaku Bocorkan Data Pribadi Kanselir Jerman dan Politisi
BERLIN, iNews.id - Seorang pria 20 tahun di Jerman membuat pengakuan mengejutkan. Dia mengaku sebagai aktor di balik pencurian data penting Kanselir Angela Merkel serta lebih dari 1.000 politisi, selebriti, dan jurnalis.
Kepolisian Jerman, seperti dikutip dari BBC, Rabu (9/1/2019), menyatakan, pelaku menggunakan nama samaran 'G0d' untuk mempublikasikan informasi pribadi para politisi, selebriti, dan jurnalis, di akun Twitter @_0rbit. Pelaku masih bertatus mahasiswa dan tinggal bersama orangtuanya.
Dari pengakuannya, lanjut polisi, dia beraksi seorang diri dengan alasan kesal dengan pernyataan public figure yang dia bocorkan datanya.
Sampai saat ini ada 1.000 orang yang menjadi korban pria yang tak disebutkan identitasnya itu. Para korbannya merupakan politisi dari partai besar, kecuali partai sayap kanan AfD. Namun sejauh ini polisi belum mendapati motif politis dari aksi pelaku.
Kepolisian federal Jerman (BKA) menyatakan, data pribadi yang diungkap pelaku di Twitter adalah nomor telepon, alamar rumah, data kartu kredit, foto-foto, serta isi komunikasi pribadi.