Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bareskrim-Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 1 Kapal Disita
Advertisement . Scroll to see content

Mahathir Kritik Kesepakatan Suplai Air dengan Singapura: Terlalu Mahal

Senin, 25 Juni 2018 - 15:00:00 WIB
Mahathir Kritik Kesepakatan Suplai Air dengan Singapura: Terlalu Mahal
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

KUALA LUMPUR, iNews.id - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kembali mengeluarkan pernyataan menyinggung negara tetangga, Singapura.

Setelah membatalkan proyek kereta cepat yang menghubungkan Kuala Lumpur-Singapura, kini Mahathir mengungkit kesepakatan suplai air yang diteken kedua negara pada 1962. Menurut pria berusia 92 tahun itu, kesepakatan suplai air dengan Singapura terlalu mahal.

Mahathir mengatakan, air merupakan salah satu isu penting antara negaranya dengan Singapura sejak lama.

"Perlu kita selesaikan. Kami akan duduk berbicara dengan mereka, seperti orang beradab," kata Mahathir, dalam wawancara dengan Bloomberg, sebagaimana dilaporkan kembali The Straits Times.

Terkait suplai air, Singapura bergantung pada negara tetangga, seperti Malaysia. Hampir setengah dari kebutuhan air Singapura diperoleh dari hasil kesepakatan dengan Malaysia, yang dimulai pada 1927.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut