Mahathir, PM Australia, PM Singapura dan Sultan Brunei Akan Hadiri Pelantikan Presiden Jokowi

Nathania Riris Michico ยท Selasa, 08 Oktober 2019 - 11:50 WIB
Mahathir, PM Australia, PM Singapura dan Sultan Brunei Akan Hadiri Pelantikan Presiden Jokowi

Tony Abbott saat menjadi PM Australia hadir dalam pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden RI periode 2014-2019. (Foto: doc. Twitter @TonyAbbottMHR)

SYDNEY, iNews.id - Joko Widodo (Jokowi) akan dilantik sebagai Presiden RI untuk periode kedua pada 20 Oktober mendatang. Seperti pada pelantikan presiden RI sebelumnya, sejumlah kepala negara dan perwakilan diperkirakan akan hadir.

Salah satu yang dipastikan akan hadir adalah Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison.

"Kami mengonfirmasi kunjungan PM Morrison (ke pelantikan)," ujar juru bicara Morrison kepada ABC News, Selasa (8/10/2019).

Sejak pelantikan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004 yang dihadiri PM John Howard saat itu, perdana menteri Australia tak pernah absen untuk hadir dalam acara kenegaraan tersebut.

Kevin Rudd pada 2009 juga datang ke Jakarta untuk pelantikan presiden Yudhoyono untuk kedua kalinya dan Tony Abbott menghadiri pelantikan presiden Joko Widodo pada 2014.

Kedatangan Morrison ke upacara pelantikan Presiden Jokowi akan menjadi kunjungan kedua baginya ke Indonesia.

Pada September 2018, Morrison yang saat itu baru dilantik, datang ke Jakarta untuk membahas kemitraan ekonomi komprehensif dan menyamakan kedudukan Indonesia dengan China dalam hubungan diplomatik.

Menjadi sebuah 'tradisi' juga bagi seorang PM Australia yang baru terpilih untuk mendatangi Indonesia, sebagai kunjungan luar negeri pertama kalinya.

Presiden Joko Widodo sudah beberapa kali mengunjungi Australia pada periode pertamanya.

Dia pertama kali berkunjung ke Australia di akhir Februari 2017 dan berkesempatan bertemu langsung dengan ribuan warga Indonesia di Sydney.

Presiden Jokowi kembali mengunjungi Australia pada Maret 2018 untuk menghadiri Pertemuan Khusus ASEAN-Australia dengan fokus kerjasama ekonomi dan pemberantasan terorisme.

Australia pun kembali mengundang Presiden Jokowi pada awal 2020 dan dia diharapkan memberikan pidato di parlemen Australia, seperti yang pernah dilakukan sebelumnya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut Kementerian Luar Negeri RI, sejumlah pemimpin negara yang dipastikan hadir hingga saat ini adalah Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad; Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong; serta Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei.

Saat berkunjung ke New York, bulan lalu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan jika Amerika Serikat akan mengirimkan wakilnya untuk ke upacara pelantikan. Selain itu, ada juga kemungkinan Presiden Joko Widodo akan berkunjung ke Amerika Serikat di periode keduanya.

Wakil Presiden China, Wang Qishan, juga berencana menghadiri pelantikan Presiden Jokowi.


Editor : Nathania Riris Michico