Makin Ganas, Doktrin Perang Iran Kini Tak Hanya Bertahan tapi Menyerang
TEHERAN, iNews.id - Iran mengubah doktrin perangnya menjadi lebih ofensif dalam menghadapi Amerika Serikat (AS) dan Israel. Militer Iran kini tidak hanya dipersiapkan untuk bertahan dari serangan, tapi juga harus mampu melancarkan operasi ke wilayah musuh ketika kondisi memungkinkan dan perintah diberikan.
Jenderal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mohammad Reza Naqdi mengatakan serangkaian penunjukan baru di jajaran petinggi militer Iran menandai pergeseran menuju doktrin ofensif.
"Kapan pun kondisi memungkinkan dan perintah dikeluarkan, kita harus mampu melancarkan operasi ke wilayah musuh," ujar Naqdi, dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah, belum lama ini.
Naqdi menegaskan pendekatan tersebut berbeda dengan doktrin yang diterapkan Iran sebelum perang pada 28 Februari. Pergeseran ini menjadi salah satu indikasi bahwa Teheran memperkirakan konfrontasi dengan AS dan Israel dapat berlangsung panjang.
Menurut Naqdi, perubahan strategi tersebut membutuhkan struktur komando yang lebih cepat dan agresif. Karena itu, Iran melakukan perombakan di jajaran petinggi militer sekaligus menata ulang pusat-pusat komandonya.