Makin Intim dengan Israel, Honduras Segera Pindahkan Kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem

Anton Suhartono ยท Senin, 21 September 2020 - 13:20 WIB
Makin Intim dengan Israel, Honduras Segera Pindahkan Kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem

Juan Orlando Hernandez (Foto: AFP)

TEGUCIGALPA, iNews.id - Honduras berkomitmen memindahkan kedutaan besarnya (Kedubes) di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, menyusul Amerika Serikat (AS) yang melakukannya pada Mei 2018 lalu.

Dengan demikian Honduras mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, langkah yang melanggar hukum internasional. Pasalnya, sengketa Yerusalem harus diselesaikan melalui meja diskusi antara Israel dan Palestina, bukan diakui secara sepihak.

Sebagai balasan, Israel juga akan membuka kantor kedubes di Tegucigalpa, Honduras. Sejauh ini Israel hanya memiliki kantor perwakilan.

"Saya baru saja berbicara dengan Perdana Menteri Netanyahu untuk memperkuat aliansi strategis kami dan masing-masing setuju membuka kedutaan besar di Tegucigalpa dan Yerusalem," kata Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez, dalam cuitannya, Minggu, seperti dilaporkan kembali AFP, Senin (21/9/2020).

Dia berharap pemindahan kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem bisa terealisasi sebelum akhir tahun ini.

"Kami berharap dapat mengambil langkah bersejarah ini sebelum akhir tahun, selama pandemi memungkinkan," ujarnya.

Hernandez pada tahun lalu menghentikan kebijakan netralnya soal konflik di Timur Tengah, padahal Honduras sejak lama memegang teguhnya.

Honduras sudah membuka kantor perwakilan dagang di Yerusalem pada September 2019 sebagai perpanjangan dari kedubes di Tel Aviv.

Sementara itu Israel membuka kantor perwakilan di Tegucigalpa bulan lalu.

"Honduras mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan kami yakin pengakuan ini akan menjadi berkah besar dan saling menguntungkan," kata Hernandez, saat peresmian kantor perwakilan Israel.

Honduras merupakan negara Amerika Latin dengan populasi warga Palestina terbesar kedua, setelah Cile.

Editor : Anton Suhartono