Malapetaka Besar, Israel Bisa Kehilangan Banyak Tentara jika Nekat Caplok Gaza
TEL AVIV, iNews.id - Militer Israel memperingatkan bahwa rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mencaplok Jalur Gaza sepenuhnya bisa berakhir menjadi bencana besar.
Selain mengancam nyawa seluruh sandera yang masih hidup, operasi darat skala besar juga diperkirakan akan menelan korban dari pihak tentara Israel.
Mengutip laporan surat kabar Maariv, para pejabat keamanan Israel semakin khawatir dengan desakan Netanyahu yang ingin menguasai 20 persen wilayah Gaza yang masih di luar kendali. Rencana ini didorong oleh tekanan kuat dari menteri-menteri sayap kanan, termasuk Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, dan Menteri Permukiman Orit Strock.
Namun, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menolak langkah tersebut. Mereka mengusulkan strategi yang lebih hati-hati, berupa pengepungan dan serangan terarah, untuk menghindari risiko besar di lapangan.
Kepala Staf IDF, Eyal Zamir, bahkan menyebut rencana Netanyahu sebagai “jebakan strategis” yang bisa menguras kekuatan militer dan mengganggu stabilitas Israel.