Mantan Presiden Dmitry Medvedev: Ukraina adalah Bagian dari Rusia!
Sampai berita ini ditulis, belum ada reaksi langsung dari Kiev atas pernyataan Medvedev itu. Para pejabat Ukraina telah berulang kali menuduh Medvedev dan para pejabat tinggi Rusia lainnya tengah melakukan perang penaklukan ilegal terhadap tanah air Ukraina. Mereka juga mengatakan, Ukraina dan rakyatnya berbeda dari Rusia dan rakyat Rusia.
Hamas Ingin Rusia Jadi Penyeimbang AS dan Israel dalam Penyelesaian Konflik Gaza
Masih dalam presentasinya tersebut, Medvedev menampilkan peta Ukraina yang menunjukkan negara itu sebagai wilayah daratan yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan wilayah yang diakui secara internasional.
Peta tersebut tampaknya menggambarkan sebuah skenario di mana Ukraina akan terdesak terhadap Polandia, dengan Kiev tetap menjadi ibu kotanya. Namun Rusia akan menguasai sebagian besar kota-kota Ukraina dan wilayah timur, selatan, dan seluruh garis pantai Laut Hitam.
Putin Akhirnya Akui Rusia Pakai Rudal Zircon dalam Perang di Ukraina
Moskow saat ini telah menguasai seperlima wilayah Ukraina, yang diklaimnya sebagai milik Rusia. Akan tetapi, skenario yang dipaparkan Medvedev pada Senin itu sangat berbeda dengan situasi di lapangan.
Medvedev mengatakan, ruang geostrategis Rusia tidak dapat dipisahkan dari Ukraina. Segala upaya pihak asing untuk mengubah ruang tersebut dengan cara paksa tak akan berhasil.
Lebih Radikal dari Putin! Mantan Presiden Dmitry Medvedev Ingin Rusia Rebut Kiev dari Ukraina