Mantan Presiden Rusia soal Penembakan: Jika Ukraina Pelakunya, Kiev Kita Hancurkan!
“Jika para teroris ini ternyata rezim Kiev, kita tidak boleh menghadapi mereka dan inspirator ideologis mereka secara berbeda. Mereka semua harus diburu dan dimusnahkan secara kejam sebagai teroris. Termasuk pejabat negara yang melakukan kejahatan semacam itu," kata Medvedev.
Reaksi Dunia atas Penembakan di Rusia, Ukraina: Tak Ada Hubungannya dengan Kami
“Teroris hanya paham teror sebagai respons. Pengadilan atau penyelidikan tidak akan membantu jika kekerasan tidak dilawan dengan kekerasan dan kematian dengan eksekusi terhadap teroris serta tindakan keras terhadap keluarga mereka,” ujarnya, lagi.
Setelah pernyataan itu, Penasihat Presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengatakan negaranya tak terkait dengan serangan.
“Mari kita jujur soal ini, Ukraina sama sekali tidak ada hubungannya dengan kejadian ini," ujarnya.
Dia menambahkan, Ukraina sedang menghadapi perang besar dengan pasukan reguler Rusia sebagai sebuah negara.
"Apa pun yang terjadi, semuanya diputuskan di medan perang,” tuturnya lagi.
Diketahui sedikitnya lima orang melepaskan tembakan serta meledakkan Crocus City Hall tempat berlangsungnya konser grup rock legendaris Picnic. Komite Investigasi Rusia menyebut jumlah korban tewas setidaknya 60 orang dan 115 lainnya luka dirawat di rumah sakit.
Editor: Anton Suhartono