Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Marah Warga Yahudi ke Al Aqsa, Muslim Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Minggu, 02 Juni 2019 - 18:16:00 WIB
Marah Warga Yahudi ke Al Aqsa, Muslim Palestina Bentrok dengan Polisi Israel
Polisi Israel berjaga dekat kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem timur pada 21 Maret 2014 (FOTO: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

YERUSALEM, iNews.id - Para jamaah Palestina bentrok dengan polisi Israel di lokasi suci di Yerusalem, Minggu (2/6/2019). Bentrokan itu terjadi bertepatan dengan hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan.

Dilaporkan AFP, Minggu (2/6/2019), para jamaah Muslim di kompleks masjid Al-Aqsa marah atas kunjungan Yahudi ke lokasi suci di Yerusalem.

Menurut polisi, pengunjuk rasa membentengi diri mereka di masjid; mereka melemparkan kursi dan batu ke pasukan yang berusaha membubarkan mereka.

Organisasi Wakaf Muslim yang mengawasi lokasi itu menyatakan, polisi menggunakan peluru karet dan semprotan merica. Kini dua orang sudah ditangkap.

Setelah bentrokan, juru bicara polisi Micky Rosenfeld mengatakan kondisi sudah kembali tenang dan kunjungan terus berlanjut.

Insiden itu terjadi ketika orang Israel menandai Hari Yerusalem, yang memperingati pencaplokan atas wilayah timur Palestina dalam Perang Enam Hari 1967.

Liburan tahun ini bertepatan dengan hari-hari terakhir Ramadhan, bulan puasa bagi Muslim.

Kompleks Al-Aqsa, yang dikenal oleh orang-orang Yahudi sebagai Temple Mount, terletak di Yerusalem timur.

Orang-orang Yahudi diizinkan mengunjungi lokasi itu selama jam-jam tertentu tetapi tidak berdoa di sana untuk menghindari ketegangan. Kunjungan orang Yahudi ke lokasi tersebut biasanya meningkat saat Hari Yerusalem.

Kemudian pada Minggu (2/6/2019), puluhan ribu warga Israel diharapkan menandai hari itu dengan berbaris melalui kota, yang puncaknya saat perayaan di Tembok Barat, yang berada di bawah kompleks Al-Aqsa.

Israel memproklamirkan seluruh kota sebagai ibu kota bersatu, sementara Palestina ingin wilayah timur Yersualem sebagai ibu kota negara masa depan mereka.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut